Logo Universitas STEKOM
MENU
Language
ID | EN | language
Dijodohin di Era Sekarang, Masih Relevan Gak Sih?
Tips Percintaan 515 dibaca

Dijodohin di Era Sekarang, Masih Relevan Gak Sih?

A

Ambar Arum Putri Hapsari

Tips Percintaan

Diterbitkan

calendar_today 23 April 2025

Zaman sekarang memang serba digital. Kenalan bisa lewat DM, dating apps, bahkan komentar TikTok. Tapi... masih ada lho yang ketemu jodoh lewat jalur klasik: dikenalin orang tua, saudara, atau teman—alias dijodohin.
Tapi tenang, perjodohan zaman now beda banget sama zaman dulu yang sifatnya “harus”. Sekarang lebih ke arah dikenalin, ngobrol, lalu terserah kamu mau lanjut atau enggak. Gak ada paksaan.

Jadi, Masih Mungkin Gak Perjodohan di Era Modern?

Jawabannya: Masih. Bahkan, buat sebagian orang, perjodohan bisa jadi alternatif yang lebih aman dibanding cari jodoh random. Orang yang ngenalin biasanya udah tahu kamu kayak gimana, jadi peluang cocoknya juga lebih besar.

Bayangin aja kamu dikenalin ke seseorang yang udah "disaring" duluan oleh orang terdekat kamu. Rasanya lebih nyaman dan minim drama, kan?

Cocok? Lanjut. Gak Cocok? Bye.

Enaknya perjodohan masa kini itu kamu tetap punya kendali penuh. Gak harus lanjut kalau ternyata vibes-nya gak nyambung. Yang penting udah coba kenalan dan ngobrol. Dan yang kayak gini pun tetap bisa jadi pengalaman berharga, siapa tahu next-nya ketemu yang lebih klik!

Bisa Jadi Jalan Menuju Hubungan Serius

Banyak kok yang awalnya dijodohin terus jadi pasangan langgeng, bahkan nikah. Karena yang penting bukan cara ketemunya, tapi seberapa niat kamu dan dia membangun hubungan yang sehat dan saling support. Kadang cinta memang gak harus dari cinta pertama, tapi dari rasa nyaman yang tumbuh pelan-pelan.

A

Tentang Penulis

Ambar Arum Putri Hapsari

Penulis — Universitas STEKOM

Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.