Logo Universitas STEKOM
MENU
Siswa SMK N 4 Madiun Ikuti Program Edukasi Inklusi Bersama Universitas STEKOM
Beasiswa 303 views

Siswa SMK N 4 Madiun Ikuti Program Edukasi Inklusi Bersama Universitas STEKOM

E

Ejelita Elifatun Nisa

Beasiswa

Published

calendar_today 5 Januari 2026

Universitas STEKOM kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan pendidikan inklusi melalui penyelenggaraan Program Wisata Edukasi dan Pengabdian Masyarakat Inklusi. Program ini melibatkan siswa SMA dan SMK terpilih dari berbagai daerah di Indonesia yang memiliki kepedulian terhadap isu sosial dan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.

Dari SMK Negeri 4 Madiun, dua siswi terpilih yaitu Kaysha Evelny Setiawan Putri dan Safira Budiarta Mevia mendapatkan kesempatan berharga untuk mengikuti program nasional ini. Keduanya berhasil lolos seleksi ketat dari ribuan peserta pendaftar dan dinyatakan sebagai bagian dari 24 peserta terpilih yang mengikuti kegiatan bersama Universitas STEKOM.

Program wisata edukasi dan pengabdian masyarakat inklusi yang bernama Pelatihan Kebekerjaan untuk Anak Berkebutuhan Khusus ini berlangsung selama 11 hari 8 malam, mulai 24 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan di Provinsi Bali dengan lokasi utama pengabdian di SLB Buleleng dan SLB Karangasem.

Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam memahami nilai-nilai inklusi, empati sosial, serta peran generasi muda dalam mendukung kemandirian anak berkebutuhan khusus. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kepekaan sosial bagi para siswa.

Tour Wisata Edukasi Bali

Rangkaian kegiatan diawali pada hari pertama hingga hari ketiga dengan tour wisata edukasi Bali. Pada tahap ini, peserta diajak mengenal budaya lokal dan destinasi inspiratif yang memiliki nilai pembelajaran tinggi. Lokasi yang dikunjungi meliputi Pantai Gerokgak, Pura Gunung Gondol, Pulaki Temple, Pulaki Beach, hingga Gili Putih.

Melalui kunjungan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai kearifan lokal masyarakat Bali, filosofi hidup yang menjunjung keseimbangan alam dan budaya, serta pentingnya toleransi dalam kehidupan sosial. Kegiatan ini menjadi fondasi awal sebelum peserta terjun langsung ke aktivitas pengabdian masyarakat.

Pengabdian Masyarakat Inklusi

Pada hari keempat hingga hari ketujuh, kegiatan difokuskan pada pengabdian masyarakat inklusi yang berlokasi di SLB Buleleng dan SLB Karangasem. Dalam fase ini, peserta terlibat aktif dalam Pelatihan Kebekerjaan untuk Anak Berkebutuhan Khusus yang dirancang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan peserta didik SLB.

Kaysha Evelny Setiawan Putri dan Safira Budiarta Mevia berpartisipasi dalam pendampingan kegiatan belajar, pelatihan keterampilan dasar, serta aktivitas interaktif yang mendorong kemandirian dan rasa percaya diri anak berkebutuhan khusus. Interaksi langsung ini memberikan pengalaman berharga tentang pentingnya kesabaran, empati, dan komunikasi yang inklusif.

Wisata Alam dan Religi

Memasuki hari kedelapan hingga hari kesepuluh, peserta mengikuti agenda wisata alam dan religi sebagai sarana refleksi diri serta dokumentasi perjalanan sosial. Destinasi yang dikunjungi antara lain Gunung Batur dan Kintamani, Pantai Amed, Tirta Gangga, Lempuyang Temple, serta Pantai Tulamben.

Agenda ini memberikan ruang bagi peserta untuk merenungkan pengalaman pengabdian yang telah dijalani, memperkuat nilai spiritual, serta menumbuhkan kesadaran akan peran sosial yang dapat dijalankan setelah kembali ke daerah masing-masing.

Penutup dan Refleksi Bersama

Pada hari kesebelas, seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi refleksi dan berbagi pengalaman. Peserta menyampaikan kesan, pembelajaran, serta komitmen keberlanjutan dalam mendukung pendidikan inklusi di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Program ini dilandasi keyakinan bahwa setiap anak memiliki hak untuk bermimpi dan bekerja. Melalui perjalanan ini, mahasiswa Universitas STEKOM hadir untuk belajar, berbagi, dan tumbuh bersama para peserta. Dari Bali, terbangun harapan baru untuk masa depan pendidikan inklusi dan kemandirian yang lebih berkelanjutan.

E

About the Author

Ejelita Elifatun Nisa

Author — STEKOM University

An active author focused on academic issues, educational technology, and human resource development in the campus environment.