Universitas Sains dan Teknologi Komputer (STEKOM) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul melalui berbagai program pendidikan dan pembinaan kompetensi. Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut diwujudkan melalui Program Pelatihan Content Creator yang dipadukan dengan pemberian beasiswa pendidikan kepada siswa-siswi berpotensi di bidang kreativitas dan teknologi digital.
Dalam program tersebut, Gilang Ibni Fairuz, siswa SMK NU 1 Slawi, terpilih sebagai salah satu penerima beasiswa pendidikan Universitas STEKOM. Pemberian beasiswa ini merupakan bentuk apresiasi terhadap siswa yang menunjukkan semangat belajar, kreativitas, serta kemampuan untuk berkembang di tengah pesatnya transformasi teknologi dan informasi.
Program pelatihan dan penyerahan beasiswa dilaksanakan pada 26 Januari 2026 di SMK Negeri 2 Slawi. Pada kesempatan tersebut, beasiswa pendidikan diserahkan secara langsung oleh Rektor Universitas Sains dan Teknologi Komputer (STEKOM) Semarang, Dr. Joseph Teguh Santoso, S.Kom., M.Kom. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Universitas STEKOM dalam mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki kompetensi digital, daya saing, dan kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja masa depan.
Perkembangan teknologi digital telah menghadirkan berbagai peluang baru bagi generasi muda untuk berkarya, berinovasi, dan berkontribusi melalui berbagai platform digital. Oleh karena itu, Universitas STEKOM memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan talenta muda yang mampu memanfaatkan teknologi secara produktif, kreatif, dan bertanggung jawab.
Gilang Ibni Fairuz dinilai memiliki potensi yang baik dalam pemanfaatan media digital sebagai sarana pengembangan kreativitas dan komunikasi. Potensi tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam penetapan dirinya sebagai penerima beasiswa pendidikan. Diharapkan penghargaan ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta mengembangkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri digital.

Selain penyerahan beasiswa, peserta juga mengikuti Program Pelatihan Content Creator yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman mengenai industri kreatif digital. Materi pelatihan mencakup perencanaan konten, pengembangan personal branding, teknik produksi media digital, strategi distribusi konten, hingga pemanfaatan media sosial secara efektif dan profesional.
Pelatihan tersebut tidak hanya berfokus pada penguasaan keterampilan teknis, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya etika dalam bermedia digital. Para peserta dibekali wawasan mengenai tanggung jawab dalam menyampaikan informasi, membangun komunikasi yang sehat di ruang digital, serta menciptakan konten yang memberikan nilai positif bagi masyarakat.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Melalui sesi diskusi dan interaksi yang aktif, para siswa memperoleh wawasan mengenai perkembangan industri kreatif digital beserta peluang karier yang tersedia. Berbagai profesi seperti content creator, digital marketing specialist, social media strategist, dan creative planner diperkenalkan sebagai bagian dari ekosistem ekonomi digital yang terus berkembang.
SMK NU 1 Slawi yang beralamat di Jalan KH. Agus Salim No. 2, Procot, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Kolaborasi antara sekolah dan perguruan tinggi dinilai mampu memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih luas serta membuka peluang bagi siswa untuk mengembangkan kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

Melalui program beasiswa pendidikan dan pelatihan kompetensi digital, Universitas STEKOM berharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang unggul, adaptif, dan berdaya saing. Program ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Universitas STEKOM dalam mendukung pengembangan talenta muda Indonesia agar siap menghadapi tantangan serta memanfaatkan peluang di era transformasi digital.
About the Author
Ejelita Elifatun Nisa
Author — STEKOM University
An active author focused on academic issues, educational technology, and human resource development in the campus environment.