sumber img: X AlNassr FC
Pertandingan antara Al-Nassr dan Al-Ittihad dalam lanjutan Liga Profesional Saudi musim 2025-2026 berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk Al-Nassr. Duel sarat gengsi ini berlangsung dengan tensi tinggi sejak menit awal, mengingat kedua tim sama-sama memiliki ambisi besar dalam persaingan papan atas. Atmosfer pertandingan terasa panas, baik di dalam lapangan maupun di tribun penonton.
Tanpa Cristiano Ronaldo Tim Tetap Tangguh
Laga ini kembali digelar tanpa kehadiran Cristiano Ronaldo di lapangan untuk kedua kalinya secara beruntun, setelah ia tidak masuk dalam skuad Al-Nassr karena situasi protes terhadap manajemen klub.. Absennya sang megabintang sempat memunculkan tanda tanya terkait daya gedor Al-Nassr. Namun, kenyataannya skuad tuan rumah mampu membuktikan kedalaman tim yang solid. Tanpa Ronaldo, Al-Nassr tetap tampil disiplin, terorganisasi, dan efektif dalam memanfaatkan momentum. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa kekuatan tim tidak hanya bertumpu pada satu nama besar.
Sejak awal pertandingan, kedua tim bermain hati-hati. Al-Nassr lebih dominan dalam penguasaan bola, sementara Al-Ittihad mengandalkan serangan balik cepat. Babak pertama berjalan sengit tanpa gol meski beberapa peluang sempat tercipta. Lini pertahanan kedua tim tampil cukup disiplin sehingga peluang yang ada belum mampu dikonversi menjadi gol.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan meningkat. Al-Nassr mulai lebih agresif menekan lini pertahanan lawan. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-84 ketika wasit menunjuk titik putih usai terjadi pelanggaran di kotak penalti. Sadio Mane yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna dan membawa Al-Nassr unggul 1-0 pada menit ke-84.
Gol Penentu dan Keunggulan Ganda
Setelah unggul satu gol, Al-Nassr semakin percaya diri dalam mengontrol permainan. Al-Ittihad berusaha meningkatkan intensitas serangan demi menyamakan kedudukan, tetapi lini pertahanan Al-Nassr tampil disiplin dan sulit ditembus. Ketika laga memasuki masa tambahan waktu, tepatnya pada menit ke-90+4, Al-Nassr berhasil memanfaatkan serangan balik cepat. Angelo Gabriel mencetak gol kedua pada menit ke-90+4 melalui aksi cepat yang memastikan kemenangan 2-0 bagi Al-Nassr.
Gol tersebut praktis memupus harapan Al-Ittihad untuk bangkit. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, menandai kemenangan penting bagi Al-Nassr dalam perburuan posisi terbaik di klasemen.
BACA JUGA: Al Ettifaq Menang 2-0 atas Damac FC dalam Lanjutan Saudi Pro League
Kontroversi Keputusan Wasit
Di balik kemenangan tersebut, pertandingan juga diwarnai sejumlah keputusan wasit yang memicu perdebatan luas. Penalti yang diberikan kepada Al-Nassr menjadi sorotan utama karena dinilai sebagian pihak sebagai keputusan yang terlalu cepat. Pemain dan staf Al-Ittihad memprotes keputusan tersebut dan menilai kontak yang terjadi tidak cukup kuat untuk berujung hadiah penalti, meski wasit tetap pada keputusannya setelah komunikasi dengan VAR.
Selain insiden tersebut, Al-Ittihad juga merasa dirugikan dalam beberapa momen lain di area penalti lawan. Salah satu kejadian yang memicu kontroversi adalah dugaan handball pemain Al-Nassr di kotak terlarang yang sempat ditinjau, namun tidak menghasilkan penalti bagi tim tamu. Keputusan ini memicu reaksi keras dari bangku cadangan Al-Ittihad karena dianggap sebagai momentum yang berpotensi mengubah jalannya pertandingan.
Beberapa pelanggaran yang terjadi di lini tengah dan area pertahanan Al-Nassr juga dinilai kurang konsisten dalam penegakan aturan, sehingga memperbesar rasa ketidakpuasan kubu Al-Ittihad. Kontroversi tersebut membuat pertandingan tidak hanya berjalan dalam tensi persaingan, tetapi juga diwarnai perdebatan panjang usai laga berakhir.
Dampak Klasemen dan Momentum Tim
Kemenangan ini membuat Al-Nassr tetap kokoh di papan atas klasemen sementara Liga Pro Saudi. Tambahan tiga poin menjadi modal berharga dalam menjaga jarak dengan para pesaing. Di sisi lain, Al-Ittihad harus mengevaluasi performa mereka, terutama dalam memanfaatkan peluang serta menjaga konsistensi permainan. Terlepas dari kontroversi yang menyertai pertandingan, hasil akhir menunjukkan efektivitas Al-Nassr dalam memaksimalkan peluang. Tim tampil lebih klinis di momen krusial, sementara Al-Ittihad gagal mengonversi tekanan menjadi gol.
Laga Al-Nassr vs Al-Ittihad kali ini tidak hanya menyajikan persaingan sengit antar dua tim besar, tetapi juga menghadirkan drama dan kontroversi keputusan wasit. Meski tanpa Cristiano Ronaldo, Al-Nassr mampu menunjukkan kedalaman skuad dan ketajaman di momen penting, memastikan kemenangan 2-0 yang sangat berarti dalam persaingan Liga Saudi musim ini.