<p style="font-size:10px">

sumber img: X irfanmbappe

</p>

 

Arema FC berhasil meraih kemenangan tipis 2-1 atas Semen Padang FC dalam lanjutan BRI Liga 1 2025/2026 di Stadion H. Agus Salim, Padang, Senin malam. Hasil ini membuat tim berjuluk Singo Edan naik ke papan tengah klasemen, sementara Kabau Sirah semakin terpuruk di dasar klasemen.

 

Sejak peluit awal dibunyikan, Arema FC langsung tampil menekan pertahanan Semen Padang. Serangan beruntun mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-30 ketika Valdeci Moreira da Silva sukses memanfaatkan umpan matang menjadi gol pembuka.

Keunggulan tim tamu semakin besar di menit ke-42 melalui sundulan Dalberto Belo setelah menerima crossing akurat dari sisi kanan. Hingga turun minum, Arema FC memimpin dengan skor 2-0.

 

Semen Padang Bangkit tapi Gagal Mengejar

Memasuki babak kedua, Semen Padang FC mencoba meningkatkan intensitas permainan. Perubahan strategi yang dilakukan pelatih sempat membuahkan hasil pada menit ke-67 lewat penalti Cornelius Stewart, yang memperkecil kedudukan menjadi 1-2.

Namun, upaya tuan rumah untuk menyamakan skor tidak membuahkan hasil. Pertahanan kokoh dan disiplin dari lini belakang Arema FC membuat serangan Semen Padang selalu kandas hingga peluit panjang dibunyikan.

 

BACA JUGA: Hasil Lengkap Piala Dunia U17 2025 Hadirkan Pesta Gol dan Kejutan Awal di Fase Grup

 

Dengan tambahan tiga poin, Arema FC kini mengoleksi 15 poin dari 10 laga dan naik ke posisi ke-7 klasemen sementara BRI Liga 1 2025/2026. Sebaliknya, Semen Padang FC masih tertahan di dasar klasemen dengan 4 poin, serta menelan kekalahan ketujuh secara beruntun.

 

Analisis Singkat

Kemenangan Arema FC menunjukkan konsistensi tim dalam menghadapi tekanan laga tandang. Duet Valdeci dan Dalberto menjadi pembeda dalam laga ini dengan performa impresif di lini depan.

Sementara itu, Semen Padang FC tampak masih kesulitan dalam menjaga konsistensi permainan. Walau sempat menunjukkan semangat bangkit, lemahnya koordinasi lini belakang dan minimnya variasi serangan membuat mereka gagal meraih poin di kandang sendiri.

 

Arema FC kini menunjukkan potensi besar untuk bersaing di papan tengah dan terus memperbaiki catatan tandang mereka. Sebaliknya, Semen Padang FC harus segera menemukan solusi atas krisis kemenangan yang mereka alami agar bisa keluar dari zona degradasi.