Demak, 20 Oktober 2025 — Universitas Sains dan Teknologi Komputer (Universitas Stekom) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pendidikan inklusi melalui kunjungan ke SLB Negeri Demak. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antara mahasiswa Stekom dengan para siswa SLB dalam program Kakak Asuh dan Adik Asuh, yang bertujuan untuk membangun keakraban sekaligus mendukung kesiapan kerja para siswa.
Suasana hangat terlihat sejak awal kegiatan dimulai. Mahasiswa Stekom berinteraksi langsung dengan para siswa, memperkenalkan diri, bermain, dan berbagi cerita tentang pengalaman belajar di perguruan tinggi. Hubungan “kakak dan adik” ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan motivasi bagi para siswa SLB untuk terus belajar dan berkembang.

Selain kegiatan pendekatan, tim dari Universitas Stekom juga melakukan seleksi awal terhadap siswa kelas 10, 11, dan 12 yang dinilai memiliki potensi untuk memasuki dunia kerja. Proses ini dilakukan dengan penuh kehangatan dan apresiasi, mengutamakan kemampuan, kedisiplinan, serta sikap kerja positif para siswa.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Stekom dalam mendukung program inklusi pendidikan dan pemberdayaan siswa berkebutuhan khusus. Melalui kolaborasi dengan sekolah luar biasa, Universitas Stekom berupaya membuka ruang kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas di berbagai bidang.
Perwakilan Universitas Stekom menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini bukan hanya tentang pengabdian masyarakat, tetapi juga tentang pembelajaran empati dan kolaborasi antarindividu. Mahasiswa didorong untuk memahami keberagaman dan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sosial yang inklusif.
Sementara itu, pihak SLB Negeri Demak menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka menilai bahwa pendekatan dari mahasiswa sangat membantu dalam meningkatkan semangat belajar siswa, terutama karena mereka merasa dihargai dan diperhatikan oleh kalangan akademisi dari perguruan tinggi.
Melalui kegiatan ini, Universitas Stekom berharap agar hubungan antara mahasiswa dan siswa SLB dapat terus terjalin dalam jangka panjang. Pendampingan dari kakak asuh diharapkan mampu memberikan inspirasi nyata bahwa pendidikan dan kemandirian dapat dicapai oleh siapa pun tanpa batasan.