Sebagai bagian dari kunjungan Universitas Sains dan Teknologi Komputer (Universitas Stekom) ke SLB Negeri Boyolali pada Senin, 24 November 2025, tim pelaksana menyelenggarakan kegiatan pembuatan video CV dan foto profesional bagi siswa kelas 12. Program ini ditujukan untuk membantu siswa disabilitas mempersiapkan diri memasuki dunia kerja setelah kelulusan nanti. Pendekatan ini menunjukkan komitmen universitas dalam mendukung keberlanjutan karier bagi para lulusan SLB.
Tiga siswa yang mengikuti proses pembuatan video CV adalah Erni Suciwati, Heri Nugroho, dan Doni, yang seluruhnya merupakan penyandang disabilitas tunagrahita. Ketiganya mendapatkan pendampingan secara intensif mulai dari penyusunan naskah perkenalan, latihan berbicara, hingga proses pengambilan video. Tim Universitas Stekom memastikan bahwa setiap langkah dilakukan dengan sabar, komunikatif, dan sesuai kemampuan masing-masing siswa.
Dalam proses perekaman, para siswa diajak mengenali pentingnya video CV sebagai alat untuk memperkenalkan diri kepada calon pemberi kerja. Mereka dilatih untuk menyebutkan nama, minat, keterampilan, serta pengalaman pelatihan yang pernah diikuti. Pendekatan ini membantu mereka memahami cara menyampaikan informasi secara runtut, sekaligus meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan kepercayaan diri.
Sesi foto untuk CV juga dilakukan dengan suasana yang hangat dan menyenangkan. Para siswa diberi arahan mengenai cara berdiri, menunjukkan ekspresi ramah, serta memilih latar belakang yang profesional. Dokumentasi ini diharapkan dapat menjadi berkas penting saat mereka melamar pekerjaan ataupun mengikuti program pelatihan lanjutan pasca kelulusan.
Kegiatan ini menjadi semakin unik ketika seorang siswa tunarungu bernama Revan menunjukkan kemampuan teknisnya dalam mengoperasikan kamera menggunakan perangkat EOS Utility dengan metode Tethered Shooting. Kemampuannya yang mahir dalam mengontrol kamera melalui komputer menarik perhatian seluruh tim pendamping. Hal tersebut membuktikan bahwa potensi siswa disabilitas kerap kali melampaui ekspektasi jika diberikan kesempatan yang tepat.
Tim dari Universitas Stekom juga memberikan edukasi mengenai etika berkomunikasi dalam proses lamaran kerja, pentingnya penampilan profesional, serta cara menyusun berkas lamaran sederhana. Pendampingan seperti ini menjadi penting karena memberikan pemahaman praktis yang dapat diterapkan siswa dalam dunia kerja nyata.
Kegiatan pembuatan video CV ini menjadi salah satu langkah nyata untuk mendukung kemandirian siswa SLB Negeri Boyolali. Universitas Stekom berharap program ini dapat mempermudah para siswa memasuki dunia kerja serta meningkatkan peluang mereka mendapatkan pekerjaan yang sesuai. Melalui inisiatif ini, universitas menunjukkan dukungan penuh terhadap pemberdayaan penyandang disabilitas dan penguatan ekosistem pendidikan inklusif di Indonesia.