<p style="font-size:10px">sumber img: X Acuratco</p>
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie menegaskan komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan global bagi siswa Indonesia melalui Program Sekolah Garuda Transformasi. Pernyataan tersebut disampaikan saat kunjungannya ke SMA 10 Fajar Harapan, Banda Aceh pada Kamis, 7 Mei 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Stella Christie menjelaskan bahwa Program Sekolah Garuda Transformasi dirancang untuk membina dan mempersiapkan siswa agar mampu bersaing masuk ke perguruan tinggi terbaik dunia. Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan akademik, tetapi juga memperkuat profil siswa serta membuka akses internasional yang lebih luas.
Peningkatan Jumlah Siswa Diterima Kampus Dunia
Wamen Stella mengungkapkan adanya peningkatan signifikan setelah SMA 10 Fajar Harapan menjadi bagian dari Sekolah Garuda Transformasi. Sebelum mengikuti program tersebut, hanya satu siswa yang berhasil diterima di jajaran Top 100 World University. Namun pada tahun ini, jumlah tersebut meningkat menjadi 14 siswa.
Menurut Stella, capaian itu lahir dari kombinasi antara strategi pendampingan yang tepat, dukungan sekolah, serta kerja keras para siswa. Ia menilai siswa Indonesia sebenarnya memiliki kemampuan besar, tetapi seringkali belum mendapatkan akses dan eksposur internasional yang memadai.
“Kita membuka aksesnya, tetapi keberhasilan terbesar tetap berasal dari usaha para siswa sendiri,” ujar Stella Christie.
Siswa Mengaku Mendapat Pendampingan Intensif
Program Sekolah Garuda Transformasi juga mendapat respons positif dari para siswa. Salah satunya disampaikan oleh Fathina Almahira Sakhi yang berhasil memperoleh Letter of Acceptance (LoA) dari delapan perguruan tinggi terbaik dunia.
Fathina mengaku mendapatkan pendampingan intensif sejak November 2025. Ia merasa program tersebut benar-benar mempersiapkan siswa untuk menghadapi proses seleksi kuliah luar negeri.
“Saya merasa benar-benar dipersiapkan untuk kuliah di luar negeri dan bersyukur mendapat kesempatan belajar melalui program ini,” tuturnya.
Hal serupa juga disampaikan oleh M. Kafka. Ia mengatakan proses persiapan dilakukan secara intensif bersama guru-guru pembimbing, meskipun sempat menghadapi kendala akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh beberapa waktu lalu. Berkat dukungan tersebut, para siswa mampu memenuhi berbagai persyaratan untuk mendapatkan LoA dari kampus luar negeri.
Dukungan Guru dan Pemerintah Daerah
Dalam kesempatan itu, Stella Christie turut memberikan apresiasi kepada para guru dan tenaga kependidikan yang telah mendampingi siswa secara serius selama proses pembinaan berlangsung. Ia menilai keberhasilan para siswa tidak lepas dari kerja sama antara pemerintah, sekolah, guru, dan peserta didik. Pemerintah disebut hanya menjadi pembuka jalan, sedangkan perjuangan utama tetap dilakukan oleh siswa bersama para pendidik.
Selain dukungan dari pemerintah pusat, Pemerintah Aceh juga menunjukkan komitmennya dalam pengembangan SMA Garuda. Melalui Dinas Pendidikan Aceh, pemerintah daerah telah menerbitkan Surat Keputusan percepatan pembangunan SMA Garuda di Aceh Utara. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin menegaskan bahwa pembangunan SMA Garuda diharapkan mampu melahirkan generasi muda Aceh yang unggul dan siap bersaing secara global. Menurutnya, generasi baru Aceh harus mampu mengolah potensi daerah, memberikan nilai tambah terhadap produk lokal, serta membawa Aceh menjadi bagian penting dari kekuatan ekonomi Indonesia di tingkat dunia.
Aceh Utara Jadi Lokasi Strategis SMA Garuda
Pemerintah Aceh memilih Aceh Utara sebagai lokasi pembangunan SMA Garuda karena dinilai memiliki nilai strategis sebagai ruang pertemuan berbagai komunitas masyarakat. Kawasan tersebut dianggap mampu menjadi tempat asimilasi yang memperkuat interaksi sosial dan pendidikan. Sebelumnya, Wamendiktisaintek telah meninjau tiga lokasi calon pembangunan SMA Garuda di Aceh Utara, yaitu Bukit Seuntang, Trieng Matang Ubi, dan Gampong Beuringen.
Program Sekolah Garuda Transformasi menjadi langkah nyata pemerintah dalam membuka peluang pendidikan global bagi siswa Indonesia, khususnya di Aceh. Melalui pendampingan intensif, akses internasional, serta dukungan sekolah dan pemerintah daerah, semakin banyak siswa yang mampu menembus perguruan tinggi terbaik dunia. Kehadiran SMA Garuda di Aceh diharapkan tidak hanya mencetak generasi berprestasi, tetapi juga melahirkan sumber daya manusia yang mampu membawa daerah berkembang di tingkat nasional maupun internasional.
Sumber Berita:
Wamen Stella Dorong Penguatan Akses Perguruan Tinggi Terbaik Dunia melalui Program Sekolah Garuda