sumber img: X Rayo Vallecano

 

Rayo Vallecano meraih kemenangan gemilang atas rival sekota Atletico Madrid dengan skor 3-0 dalam lanjutan pekan ke-24 Liga Spanyol. Pertandingan yang digelar di Stadion Municipal de Butarque ini menjadi mimpi buruk bagi Diego Simeone dan pasukannya, yang baru saja menang atas Barcelona sebelumnya. Sebaliknya, kemenangan ini membawa Rayo keluar dari zona merah degradasi, meski dukungan suporter tetap minim akibat ketidakpuasan terhadap manajemen klub.

 

Rayo langsung mendominasi sejak menit awal, dengan tekanan tinggi yang membuat pertahanan Atletico kewalahan. Pacha Espino hampir membuka skor lewat tembakan kerasnya yang dipaksa diselamatkan kiper Jan OblakIlias Akhomach menjadi bintang lapangan, berkolaborasi apik dengan Isi Palazon dan menciptakan peluang berbahaya, meski sempat dihentikan Jose Maria Gimenez. Kesalahan bertahan Atletico justru dimanfaatkan habis-habisan, terutama saat bola liar di kotak penalti dimanfaatkan dengan sempurna.

Di babak kedua, Simeone mencoba membalikkan keadaan dengan memasukkan Julian AlvarezObed Vargas, dan Robin Le Normand. Namun, pertahanan Rayo yang dipimpin Nobel Mendy dan Florian Lejeune tetap kokoh. Hingga menit-menit akhir, serangan balik cepat Rayo menyegel nasib tamu mereka.

 

Kemenangan ini ditentukan oleh tiga gol indah yang menunjukkan efisiensi Rayo. Gol pertama dicetak Fran Perez pada menit ke-40 setelah umpan silang akurat dari Andrei Ratiu, yang mengalahkan Matteo Ruggeri di sisi kanan. Gol kedua lahir dari rebound tembakan Ilias Akhomach yang diselamatkan Oblak usai blunder bertahan Atletico, lalu disundul Oscar Valentin ke gawang kosong pada menit ke-45. Gol ketiga ditutup Nobel Mendy lewat sundulan dari umpan silang Alvaro Garcia di menit ke-76, membuat skor tak terkejar.

Performa Ilias Akhomach patut diapresiasi, ia menjadi ancaman konstan bagi lini belakang Atletico sepanjang laga.

 

BACA JUGA: Real Betis Raih Kemenangan Tipis 2-1 atas Mallorca di La Liga

 

Dampak Besar bagi Posisi Liga

Bagi Rayo, tiga poin ini berharga luar biasa karena mengakhiri puasa kemenangan tiga laga dan membawa mereka naik dari peringkat bawah klasemen. Namun, suasana di Butarque tetap tegang, dengan suporter lebih banyak menyuarakan kritik terhadap presiden Raul Martin Presa daripada merayakan. Sementara itu, Atletico menelan kekalahan lagi yang membuat jarak mereka dengan puncak klasemen semakin lebar. Inkonsistensi ini menjadi sorotan utama bagi Simeone, yang kini harus segera bangkit untuk menjaga asa gelar.

 

Rayo Vallecano berhasil mencatatkan kemenangan telak 3-0 atas Atletico Madrid dalam laga derby Madrid yang penuh drama di pekan ke-24 La Liga. Gol dari Fran PerezOscar Valentin, dan Nobel Mendy menjadi penentu kemenangan krusial yang mengangkat Rayo keluar dari zona degradasi sekaligus mengakhiri puasa kemenangan mereka.

Pertandingan ini menunjukkan dominasi Rayo sejak menit awal, memanfaatkan kesalahan pertahanan Atletico, serta solidnya lini belakang yang dipimpin Nobel Mendy dan Florian Lejeune. Sementara itu, Atletico Madrid kembali menelan kekalahan pahit, menambah catatan buruk mereka dan menjauhkan peluang merebut puncak klasemen.

Secara keseluruhan, hasil ini menjadi pukulan telak bagi ambisi gelar Los Colchoneros di bawah asuhan Diego Simeone, sekaligus suntikan moral besar bagi Rayo Vallecano yang kini bisa bernapas lebih lega di papan tengah-bawah klasemen. Namun, tekanan dari suporter terhadap manajemen Rayo tetap tinggi, menandakan perjalanan mereka masih jauh dari aman.