Peristiwa mengejutkan terjadi di Surabaya ketika ruang praktek Fisika Kampus C Universitas Airlangga (UNAIR) dilaporkan terbakar pada Senin malam, 15 September 2025. Kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian materiil diperkirakan cukup besar.


Menurut laporan awal, kebakaran mulai terlihat sekitar pukul 22.19 WIB. Saat menerima laporan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya segera mengerahkan 9 unit armada pemadam ke lokasi kejadian. Api berhasil di lokalisasi hanya dalam waktu empat menit, sementara pendinginan serta pemadaman akhir dinyatakan selesai pada pukul 23.27 WIB.

Berdasarkan keterangan petugas, bangunan yang terbakar adalah satu ruangan bengkel praktek fisika yang terletak terpisah dari gedung utama. Luas keseluruhan ruangan mencapai 6 × 12 meter persegi, namun bagian yang terdampak terbakar sekitar 3 × 4 meter persegi. Saat kejadian berlangsung, tidak ada aktivitas mahasiswa atau staf di dalam ruangan tersebut.

 

Hasil pemeriksaan awal menyebutkan bahwa penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik. Meskipun begitu, pihak kepolisian dan manajemen kampus masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti sekaligus menghitung kerugian materiil yang ditimbulkan.

Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa maupun luka. Namun, kerusakan meliputi sebagian ruangan praktek serta sejumlah peralatan yang diduga terkena panas dan asap. Pihak kampus bekerja sama dengan petugas pemadam juga telah melakukan pembasahan dan pemeriksaan ulang guna memastikan api tidak menyebar ke bagian lain gedung.


Dari kejadian ini, jelas terlihat betapa pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bahaya kebakaran di lingkungan kampus. Pengecekan instalasi listrik, ketersediaan alat pemadam api ringan, serta pelatihan evakuasi perlu diperkuat agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.