<p style="font-size:10px">
sumber img: X @bobbyngantuk
</p>
Pertandingan antara Sassuolo dan Pisa berakhir dengan skor 2-2 dalam duel yang berlangsung sengit di Stadion Mapei. Sejak menit awal, laga sudah berlangsung cepat. Pisa membuka keunggulan melalui penalti M’Bala Nzola pada menit keempat, tetapi Sassuolo langsung membalas hanya dua menit kemudian lewat tandukan Nemanja Matic yang memaksimalkan skema bola mati.
Memasuki babak kedua, Pisa kembali memimpin lewat aksi Henrik Meister yang memanfaatkan celah di lini pertahanan. Sassuolo tampak berada di ujung tanduk, tetapi pada masa injury time, Kristian Thorstvedt hadir sebagai penyelamat dengan gol penyama kedudukan yang sangat krusial bagi tuan rumah.
Performa Jay Idzes Menjadi Sorotan Utama
Bek timnas Indonesia, Jay Idzes, tampil penuh 90 menit dan menunjukkan performa yang kembali stabil. Ia menjadi bagian penting dalam menjaga struktur pertahanan Sassuolo sepanjang laga.
Idzes mencatat akurasi umpan tinggi, menjaga ketenangan saat membangun serangan, dan mampu menghalau beberapa ancaman berbahaya dari lini depan Pisa. Dalam beberapa situasi satu lawan satu, Idzes tampil sigap dan tegas, meski Sassuolo tetap kebobolan dua gol akibat situasi yang sulit dikendalikan.
Ekspresinya setelah laga menggambarkan rasa puas sekaligus kecewa. Idzes menilai bahwa Sassuolo sudah bekerja keras, namun ia yakin tim ini memiliki kualitas untuk tampil lebih baik. Pelatih Fabio Grosso juga menilai mentalitas para pemain, termasuk Idzes, sebagai faktor penting yang membuat Sassuolo mampu menyamakan skor di detik-detik akhir.
Hasil imbang ini membawa Sassuolo ke posisi ke-9 klasemen sementara dengan total 17 poin. Mereka masih punya peluang besar untuk mengejar papan atas jika konsistensi bisa dijaga. Di sisi lain, Pisa tetap berada di peringkat ke-16, hanya terpaut beberapa poin dari zona degradasi. Hasil ini membuat mereka harus bekerja ekstra keras agar bisa keluar dari tekanan di papan bawah.
Secara keseluruhan, Sassuolo menunjukkan mental juang yang kuat dengan tidak menyerah meski sempat tertinggal. Penampilan Jay Idzes kembali menjadi salah satu yang paling stabil, memperlihatkan bahwa dirinya sudah menjadi pilar penting di lini belakang.
Untuk melangkah lebih jauh, Sassuolo perlu meningkatkan konsentrasi terutama di fase transisi bertahan. Dengan performa solid seperti yang diperlihatkan Idzes, tim memiliki fondasi kuat untuk bersaing di papan tengah atas.