Salatiga, 6 April 2026 – Universitas STEKOM kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan inklusif melalui kegiatan sosialisasi strategi kebekerjaan bagi siswa berkebutuhan khusus yang diselenggarakan di SLB Negeri Salatiga. Dalam kegiatan ini, salah satu siswa terpilih yang turut berpartisipasi adalah Devina Chandra Dewi, siswi dari SMK 17 AGUSTUS 1945 yang dikenal memiliki kepedulian dan semangat inklusivitas yang tinggi.

Kehadiran Devina dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya untuk memperluas pemahaman generasi muda mengenai pentingnya inklusivitas serta kesempatan kerja yang setara bagi penyandang disabilitas. Melalui kegiatan tersebut, Devina diajak untuk mengenal lebih dekat lingkungan pendidikan khusus sekaligus berinteraksi langsung dengan para siswa disabilitas di SLB Negeri Salatiga.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pendekatan dan interaksi bersama siswa-siswa disabilitas, di mana para peserta saling mengenal dan berbagi pengalaman. Kegiatan ini bertujuan membangun rasa empati, kebersamaan, serta pemahaman mengenai keberagaman kemampuan yang dimiliki setiap individu.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Universitas STEKOM dan SLB Negeri Salatiga. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan sekolah luar biasa dalam menyiapkan program pendampingan serta pengembangan keterampilan kerja bagi siswa berkebutuhan khusus.

Pada sesi berikutnya, Devina bersama tim dari Universitas STEKOM mendampingi siswa-siswa disabilitas dalam mengikuti tes kerja. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman nyata kepada siswa mengenai proses kesiapan kerja, sekaligus memberikan motivasi bahwa mereka memiliki peluang yang sama untuk berkontribusi di dunia profesional.

Setelah rangkaian kegiatan di SLB Negeri Salatiga selesai, peserta melanjutkan kegiatan kebersamaan dengan mengunjungi wisata Umbul Sidomukti. Kunjungan ini menjadi momen refleksi sekaligus mempererat kebersamaan antar peserta dalam suasana yang lebih santai dan inspiratif.

Rektor Universitas STEKOM, Dr. Joseph Teguh Santoso, M.Kom, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam mendorong pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.

“Kami percaya bahwa setiap individu memiliki potensi yang luar biasa, termasuk siswa berkebutuhan khusus. Melalui kegiatan seperti ini, Universitas STEKOM ingin membangun ekosistem pendidikan yang inklusif, di mana semua pihak dapat belajar, berbagi pengalaman, serta tumbuh bersama,” ujar Dr. Joseph Teguh Santoso, M.Kom.

Melalui perjalanan kegiatan ini, Universitas STEKOM hadir tidak hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai mitra yang aktif dalam membangun kesadaran sosial dan inklusivitas di masyarakat. Partisipasi Devina Chandra Dewi dalam kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam mendorong terciptanya lingkungan yang lebih inklusif, empatik, dan penuh kesempatan bagi semua.