Tegal, 11 Februari 2026 — Dalam rangkaian kunjungan penguatan kesiapan kerja, Universitas Sains dan Teknologi Komputer (Universitas Stekom) menyelenggarakan tes kerja tiga level bagi siswa SLB Negeri Tegal. Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk evaluasi komprehensif terhadap keterampilan vokasional, kemampuan komunikasi, serta literasi dasar siswa dalam menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya.

Pelaksanaan tes dilakukan secara bertahap dengan pendekatan praktik langsung. Model evaluasi ini tidak hanya menilai hasil akhir pekerjaan, tetapi juga proses, kerapian, ketelitian, serta kemampuan memahami instruksi. Dengan sistem tiga level, setiap siswa memperoleh kesempatan untuk menunjukkan potensi terbaiknya sesuai bidang keterampilan yang diujikan.

Pada level pertama, siswa mengikuti uji keterampilan housekeeping. Mereka diminta melakukan aktivitas menyapu, membersihkan meja, serta mengelap kaca. Selain aspek kebersihan dan kerapian, tim penilai juga mengamati kemampuan komunikasi dua arah, yakni sejauh mana siswa mampu memahami instruksi yang diberikan dan meresponsnya secara tepat. Ketelitian dan konsistensi dalam bekerja menjadi indikator penting pada tahap ini.

Level kedua berfokus pada simulasi kegiatan berjualan. Siswa diminta mengelompokkan barang sesuai kategori, menuliskan pesanan dalam nota, serta menjalankan peran sebagai kasir. Dalam simulasi tersebut, siswa menghitung total belanja dan memberikan uang kembalian secara tepat. Tahap ini dirancang untuk menguji kemampuan numerasi, administrasi sederhana, serta pelayanan pelanggan secara langsung.

Sementara itu, level ketiga menguji keterampilan laundry. Siswa melakukan praktik menjemur pakaian, melipat dengan rapi, dan menyetrika sesuai prosedur. Tidak hanya keterampilan teknis, siswa juga diminta menuliskan data diri melalui perangkat tablet guna menilai kemampuan membaca dan mengetik. Pengujian ini menjadi indikator literasi dasar yang penting dalam mendukung adaptasi terhadap kebutuhan kerja modern.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan penuh antusiasme. Para siswa menunjukkan kesungguhan dalam menyelesaikan setiap tugas yang diberikan. Pendekatan evaluasi dilakukan secara suportif, sehingga siswa tetap merasa percaya diri dan termotivasi selama proses berlangsung.

Kegiatan ini turut disaksikan secara langsung oleh Wakil Wali Kota Tegal, Hj. Tazkiyatul Muthmainnah, S.K.M., M.Kes. Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap upaya peningkatan kompetensi dan pemberdayaan siswa disabilitas. Apresiasi tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah dalam menciptakan peluang kerja yang lebih inklusif.

Melalui tes kerja tiga level ini, Universitas Stekom berharap dapat memetakan kompetensi siswa secara lebih terstruktur dan objektif. Program ini menjadi langkah konkret dalam membangun kesiapan kerja yang adaptif, mandiri, serta berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia yang inklusif dan berdaya saing.