Semarang, 7 Oktober 2025 — Universitas Sains dan Teknologi Komputer (Universitas STEKOM) kembali menunjukkan komitmennya dalam bidang pendidikan inklusif sana kegiatan berlangsung penuh semangat dan kehangatan. Mahasiswa STEKOM berinteraksi langsung dengan para siswa, mengajak mereka berbincang, bermain edukatif, serta berbagi pengalaman seputar dunia perkuliahan dan dunia kerja. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan rasa percaya diri serta semangat belajar siswa-siswi berkebutuhan khusus agar dapat beradaptasi di lingkungan sosial maupun profesional.Dengan melakukan kunjungan ke Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Semarang. Kegiatan ini bertujuan membangun keakraban antara mahasiswa STEKOM sebagai kakak asuh dengan para siswa SLB sebagai adik asuh, serta menyeleksi siswa-siswi kelas 10, 11, dan 12 yang siap terjun ke dunia kerja.
Selain kegiatan pendekatan, tim Universitas STEKOM juga melakukan seleksi kesiapan kerja terhadap siswa tingkat akhir. Seleksi dilakukan dengan menilai aspek kedisiplinan, tanggung jawab, kemampuan berkomunikasi, serta potensi keterampilan yang dimiliki oleh setiap siswa. Proses ini menjadi langkah awal bagi STEKOM dalam menyiapkan siswa SLB yang siap kerja, sesuai dengan kemampuan dan minat masing-masing.
Yang menarik, dalam kegiatan tersebut, ditemukan talenta luar biasa dari salah satu siswa kelas 12 bernama Berlian, penyandang tunagrahita yang ternyata memiliki kemampuan berbahasa Inggris dengan cukup baik. Hal ini menjadi sorotan positif bagi seluruh peserta kunjungan, karena menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi.
Menurut perwakilan dari Universitas STEKOM, kemampuan Berlian menjadi bukti nyata bahwa setiap individu memiliki potensi unik yang perlu diasah dengan pendekatan yang tepat. “Kami sangat kagum melihat semangat dan kemampuan anak-anak di sini, terutama Berlian yang menunjukkan bahwa semangat belajar bisa melampaui segala batas,” ujar salah satu mahasiswa pendamping kegiatan.
Pihak SLB Negeri Semarang turut memberikan apresiasi kepada Universitas STEKOM atas perhatian dan pendampingan yang dilakukan. Kepala sekolah menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada siswa untuk berinteraksi dengan mahasiswa dan memperluas wawasan mereka tentang dunia kerja.
Melalui program kakak asuh dan seleksi kesiapan kerja ini, Universitas STEKOM berharap dapat menjadi jembatan yang mempertemukan dunia pendidikan tinggi dengan sekolah luar biasa. Harapannya, kegiatan ini dapat menginspirasi lebih banyak institusi pendidikan untuk terlibat aktif dalam membangun pendidikan inklusif yang berkeadilan bagi semua kalangan.