Universitas STEKOM memperkuat komitmennya terhadap pendidikan inklusif melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) dengan SLB Negeri Slawi pada 30 April 2026. Acara yang berlangsung di SLB Negeri Pekalongan ini menjadi tonggak penting dalam membangun kerja sama strategis untuk pemberdayaan siswa berkebutuhan khusus.
Acara diawali dengan pembukaan yang khidmat, diikuti sambutan hangat dari Kepala Sekolah SLB Negeri Pekalongan, Drajat Aditya Rahmawan Putra, S.Pd., M.Pd. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam menciptakan peluang yang setara bagi setiap anak.
Rektor Universitas STEKOM, Dr. Joseph Teguh Santoso, S.Kom., M.Kom., dalam sambutannya menyampaikan visi institusi untuk tidak hanya melahirkan lulusan yang kompeten, tetapi juga berkontribusi pada masyarakat yang lebih inklusif. "Kami hadir untuk membangun jembatan antara pendidikan dan dunia kerja bagi teman-teman berkebutuhan khusus," tegasnya.
.jpg)
Penandatanganan MOU dilakukan secara langsung oleh kedua pimpinan institusi di hadapan para siswa, guru. Dokumen kerja sama ini mencakup berbagai bidang, termasuk sosialisasi kebekerjaan, pelatihan keterampilan, dan pendampingan karir.

Suasana haru dan penuh harapan menyelimuti momen penandatanganan tersebut. Senyuman para siswa yang menyaksikan acara menjadi bukti bahwa langkah ini sangat bermakna bagi mereka.
Kerja sama ini diharapkan dapat menghasilkan program-program berkelanjutan yang memberikan manfaat konkret, mulai dari pengembangan soft skills hingga persiapan memasuki dunia industri.
Dengan ditandatanganinya MOU ini, Universitas STEKOM dan SLB Negeri Slawi resmi menjadi mitra strategis. Langkah ini menjadi inspirasi bagi institusi pendidikan lain untuk turut serta mendorong inklusivitas dan kesetaraan kesempatan bagi seluruh anak bangsa.