Universitas Sains dan Teknologi Komputer (Universitas Stekom) menyelenggarakan kegiatan tes kecakapan kerja bagi siswa SLB Negeri Lasem pada Kamis, 15 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan Universitas Stekom yang berfokus pada pemetaan kemampuan serta kesiapan kerja siswa berkebutuhan khusus secara komprehensif dan terstruktur.
Tes kecakapan ini dirancang dengan pendekatan praktis dan aplikatif, menyesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja serta karakteristik siswa disabilitas. Dalam pelaksanaannya, tes dibagi ke dalam tiga level utama, yang masing-masing bertujuan untuk mengukur keterampilan dasar, kemampuan komunikasi, serta kemandirian siswa dalam menyelesaikan tugas.

Level pertama adalah housekeeping, yang meliputi aktivitas menyapu lantai, mengelap meja, membersihkan kaca, serta memasang taplak meja. Pada level ini, siswa diuji dalam memahami instruksi kerja, ketelitian, serta kemampuan komunikasi dua arah antara siswa dan pendamping. Aspek ini dinilai penting sebagai dasar kesiapan kerja di bidang jasa dan pelayanan.
Level kedua adalah berjualan, di mana siswa diminta untuk menulis pesanan pada nota serta berperan sebagai kasir. Melalui simulasi ini, tim penguji menilai kemampuan siswa dalam membaca, menulis, serta berhitung sederhana. Selain itu, siswa juga dilatih untuk berinteraksi secara langsung dengan konsumen, sehingga dapat melatih kepercayaan diri dan tanggung jawab.
Level ketiga adalah laundry, yang mencakup kegiatan menggantung pakaian, menyetrika, dan melipat baju dengan rapi. Pada level ini, siswa juga diberikan tugas tambahan berupa berbalas pesan melalui perangkat tablet, guna mengukur kemampuan komunikasi digital dasar yang semakin dibutuhkan di era modern.
Selain tiga level utama tersebut, Universitas Stekom juga menyelenggarakan tes make up khusus bagi siswa perempuan. Tes ini tidak hanya berorientasi pada keterampilan teknis, tetapi juga bertujuan memberikan ruang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, mengembangkan kreativitas, serta meningkatkan rasa percaya diri melalui seni tata rias.
Dalam tes make up tersebut, salah satu siswi bernama Putri menunjukkan kemampuan yang menonjol. Putri diketahui merupakan juara lomba make up pada ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). Prestasi ini menjadi bukti bahwa siswa disabilitas memiliki potensi besar yang dapat dikembangkan apabila diberikan kesempatan dan pendampingan yang tepat.

Melalui pelaksanaan tes kecakapan kerja ini, Universitas Stekom berharap dapat memperoleh gambaran objektif mengenai potensi, minat, dan kesiapan kerja siswa SLB Negeri Lasem. Hasil dari tes ini akan menjadi dasar dalam perancangan program pendampingan, pelatihan lanjutan, serta penyaluran kerja yang inklusif dan berkelanjutan bagi siswa berkebutuhan khusus.