Indonesian Disability Art and Culture Festival ( INDACT ) kembali digelar sebagai salah satu ajang seni dan budaya inklusif terbesar di Indonesia. Festival ini memadukan kreativitas seni dengan pemberdayaan komunitas disabilitas, mengusung semangat kesetaraan, kolaborasi, dan inklusi. Program ini diinisiasi oleh dua organisasi, yaitu Asosiasi Seniman Tari Indonesia (ASETI) serta Forum Keluarga Spesial Indonesia (FORKESI), dan diselenggarakan oleh PT Cindiprasih Indah Karya bersama Mattaya Art and Heritage.
Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Surakarta dan Komisi Nasional Disabilitas, INDACT 2025 digelar selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 November 2025. Rangkaian kegiatan festival berlangsung meriah di Surakarta dengan melibatkan ratusan peserta dari berbagai daerah. Acara ini tidak hanya menampilkan karya seni, tetapi juga menjadi ruang advokasi publik untuk mendorong kesetaraan bagi penyandang disabilitas.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Universitas Sains dan Teknologi Komputer (Universitas Stekom) resmi menjadi salah satu mitra sponsor. Keterlibatan universitas sebagai sponsor merupakan bentuk dukungan konkret terhadap peningkatan akses inklusif, khususnya pada ranah seni dan kebudayaan. Hal ini sejalan dengan visi Universitas Stekom untuk berkontribusi dalam pengembangan masyarakat melalui kegiatan berbasis inklusi dan pemberdayaan.
Peran Universitas Stekom sebagai mitra sponsor tidak hanya sebatas dukungan finansial, tetapi juga meliputi komitmen untuk ikut memperluas dampak positif festival. Melalui kolaborasi ini, universitas turut memperkuat hubungan antara dunia akademik, komunitas, dan sektor kebudayaan yang berfokus pada pemberdayaan kelompok rentan. Inisiatif ini menjadi contoh sinergi positif antara institusi pendidikan dan pemangku kepentingan publik.
Festival ini menjadi momentum penting bagi Universitas Stekom dalam menunjukkan dedikasi terhadap pembangunan lingkungan sosial yang inklusif. Sponsorship tersebut juga mendorong penguatan nilai-nilai empati, toleransi, serta kepedulian sosial di kalangan sivitas akademika, khususnya mahasiswa yang terlibat langsung dalam kegiatan.

Dukungan Universitas Stekom selama tiga hari penyelenggaraan acara menjadi salah satu pilar kelancaran festival. Kehadiran universitas Stekom sebagai sponsor turut diapresiasi oleh penyelenggara karena dianggap mampu menambah nilai bagi pelaksanaan dan keberlanjutan program inklusif ini.
Melalui keterlibatannya pada Indonesian Disability Art and Culture Festival 2025, Universitas Stekom berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan ruang-ruang pembelajaran sosial yang inklusif, sekaligus memperkuat peran institusi pendidikan dalam mendukung keberagaman dan kesetaraan bagi seluruh lapisan masyarakat.