Delegasi Universitas STEKOM melaksanakan kunjungan akademik internasional ke Arunai College of Engineering, India, dalam rangka mengikuti kegiatan CODEFEST 2 – Hackathon 2026 yang diselenggarakan oleh Department of Computer Science. Kegiatan utama berlangsung pada 5–6 Februari 2026 dan melibatkan peserta dari India, Malaysia, serta Indonesia. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat jejaring kerja sama internasional serta meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang teknologi informasi, inovasi digital, dan pengembangan solusi berbasis kecerdasan buatan.
.png)
Delegasi Universitas STEKOM hadir langsung di India dipimpin oleh Rektor Universitas STEKOM, Dr. Joseph Teguh Santoso, M.Kom bersama tiga mahasiswa terpilih yang mewakili program studi berbeda. Ketiga mahasiswa tersebut adalah Zalfa Gita Salsabila (S1 Manajemen), Andika Dwi Saputra (S1 Teknik Informatika), dan Azka Nahya Amanta (S1 Sistem Komputer). Mereka tidak hanya berpartisipasi dalam kompetisi hackathon, tetapi juga terlibat aktif dalam rangkaian kegiatan akademik dan interaksi internasional selama kunjungan berlangsung.
Kegiatan dimulai pada pukul 09.30 waktu setempat dan dihadiri oleh para pimpinan akademik, yaitu:
1. Dr. Joseph Teguh Santoso, M.Kom selaku Rektor Universitas STEKOM
2. C. Elanchezhian, M.E., Ph.D, selaku Rektor Arunai College of Engineering
3. Prof. S. Noorul Hassan selaku Asisten Profesor sekaligus Kepala Program Studi (HOD) Kecerdasan Buatan dan Ilmu Data
4. Pugazhendi Dorrakkannu, selaku Kepala Hubungan Internasional, Masha University
5. E. V. Kumaran, selaku Wakil Ketua (Vice-Chairman)
6. R. Sathiyaseelan, selaku Registrar (Kepala Administrasi Akademik)
7. G. Shoba, selaku Asisten Profesor sekaligus Kepala Program Studi (HOD) Artificial Intelligence and Machine Learning (AI & ML).

Para pimpinan membuka kegiatan melalui prosesi penyalakan lampu tradisional sebagai simbol harapan dan doa bagi kelancaran kegiatan. Acara dipimpin E. V. Kumaran, selaku Wakil Ketua (Vice-Chairman) dan didampingi oleh R. Sathiyaseelan, selaku Registrar (Kepala Administrasi Akademik). Rektor Arunai College of Engineering, C. Elanchezhian, M.E., Ph.D, menyampaikan sambutan penutup serta apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan. Sebelumnya, Kepala Departemen S. Noorul Hasan menyambut tamu istimewa.

Pada kesempatan tersebut, panitia juga memperkenalkan proyek mahasiswa bertajuk “Aura” yang dikembangkan oleh mahasiswa program Artificial Intelligence and Data Science. Proyek ini berupa robot humanoid berbasis Arduino Nano yang dirancang sebagai asisten pembelajaran, media presentasi interaktif, serta pendukung otomasi di lingkungan akademik. Dalam sambutannya, Rektor Arunai College of Engineering menegaskan bahwa hackathon merupakan wadah strategis dalam menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap perkembangan teknologi dan inovasi.
Presiden Kolese E. V. Kumaran menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam pendidikan tinggi serta keterlibatan mahasiswa lintas negara sebagai wujud keterbukaan akademik dan penguatan jejaring global. Sementara itu, Rektor Universitas STEKOM, Dr. Joseph Teguh Santoso, M.Kom menyampaikan apresiasi atas undangan dan sambutan yang diberikan oleh pihak tuan rumah. Ia menyatakan bahwa keikutsertaan ini merupakan partisipasi kedua Universitas STEKOM dalam hackathon di India dan menjadi momentum penting dalam memperluas kerja sama internasional.

Selain itu, sebagai bentuk penghormatan dan simbol persahabatan antarperguruan tinggi, Rektor Universitas STEKOM menyerahkan cenderamata berupa batik khas Indonesia kepada pihak Arunai College of Engineering. Cenderamata tersebut merepresentasikan kekayaan budaya dan identitas Indonesia, serta diterima dengan hangat oleh pihak tuan rumah sebagai tanda hubungan baik dan semangat kolaborasi antarnegara.
Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi penguatan pendidikan, penelitian, dan inovasi mahasiswa di tingkat global.
Noorul Hassan dalam sambutannya juga menekankan pentingnya penguasaan kecerdasan buatan dan data science sebagai kompetensi utama generasi muda di era transformasi digital. Ia mendorong mahasiswa untuk menjadikan kompetisi sebagai sarana pengembangan kreativitas, keterampilan teknis, serta daya saing internasional.

Setelah rangkaian pembukaan selesai pada pukul 10.30, kegiatan dilanjutkan dengan kompetisi hackathon hingga pukul 17.00. Peserta mengikuti perlombaan di laboratorium komputer dan auditorium kampus. Lebih dari 100 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di India, Malaysia, dan Indonesia berpartisipasi dalam kegiatan ini. Para peserta mengembangkan berbagai solusi teknologi sesuai dengan tema yang telah ditetapkan dalam waktu terbatas. Panitia menyediakan hadiah sebesar 25.000 rupee bagi tiga tim terbaik sebagai bentuk penghargaan atas inovasi dan kualitas karya yang dihasilkan.

Partisipasi Universitas STEKOM dalam CODEFEST 2 – Hackathon 2026 menunjukkan komitmen institusi dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang teknologi informasi dan inovasi digital. Kehadiran langsung pimpinan dan mahasiswa di India menjadi bukti nyata keseriusan STEKOM dalam membangun jejaring akademik internasional serta mendorong mahasiswa untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi, meningkatkan daya saing global, dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.