Universitas Sains dan Teknologi Komputer (Universitas STEKOM) melaksanakan program pendekatan sosial melalui skema kakak asuh dan adik asuh di SLB Negeri Karangasem pada 30 Desember 2025. Program ini bertujuan membangun kedekatan emosional dan kepercayaan diri siswa disabilitas.

Pendekatan ini melibatkan mahasiswa Universitas STEKOM sebagai kakak asuh yang mendampingi siswa disabilitas tuna rungu dan tuna grahita sebagai adik asuh. Interaksi dilakukan secara langsung melalui kegiatan edukatif dan dialog sederhana.
Selain membangun keakraban, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menyeleksi siswa kelas 10, 11, dan 12 yang dinilai memiliki kesiapan kerja.
Keunikan kegiatan ini terletak pada keterlibatan Duta Inklusi dari SMA dan SMK di Jawa Tengah yang dibawa oleh Universitas STEKOM. Kehadiran mereka memberikan pendekatan pendampingan sebaya yang lebih variatif.

Program ini menjadi bagian dari pelatihan kebekerjaan bagi anak berkebutuhan khusus di Bali yang diselenggarakan oleh Universitas STEKOM.
Pendekatan humanis ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan suportif.
Universitas STEKOM menilai bahwa kesiapan kerja siswa disabilitas perlu dibangun melalui relasi yang kuat, empati, dan pendampingan berkelanjutan.