<p style="font-size:10px">sumber img: X Aston Villa</p>

 

Aston Villa sukses menjuarai Liga Europa 2025/2026 setelah mengalahkan Freiburg dengan skor telak 3-0 pada partai final yang berlangsung di Tüpraş Stadium, Istanbul, Kamis 21 Mei 2026 dini hari WIB. Kemenangan tersebut menjadi pencapaian besar bagi klub asal Inggris itu setelah penantian selama 44 tahun untuk kembali meraih trofi Eropa. Di sisi lain, Freiburg harus mengubur mimpi meraih gelar mayor pertama mereka di kompetisi Eropa. 

 

Aston Villa Unggul Jelang Turun Minum

Aston Villa mulai mengambil kendali permainan memasuki pertengahan babak pertama. Tim asuhan Unai Emery mampu mematahkan tekanan Freiburg melalui permainan cepat dan penguasaan bola yang lebih tenang. Gol pembuka Aston Villa lahir pada menit ke-41 melalui Youri Tielemans. Gelandang asal Belgia tersebut berhasil memaksimalkan umpan dari Morgan Rogers dan membawa Villa unggul 1-0.

Keunggulan Aston Villa bertambah pada masa injury time babak pertama, tepatnya menit 45+3. Kali ini Emiliano Buendia sukses mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima assist dari John McGinn. Gol tersebut membuat Aston Villa menutup babak pertama dengan keunggulan nyaman 2-0.

 

Freiburg Kesulitan Membalas

Memasuki babak kedua, Freiburg mencoba bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan. Beberapa pergantian pemain dilakukan demi memperbaiki alur permainan dan membuka peluang mencetak gol. Namun, pertahanan Aston Villa tampil sangat disiplin. Freiburg kesulitan menciptakan peluang bersih meskipun sempat mendominasi penguasaan bola dalam beberapa fase pertandingan.

Alih-alih memperkecil ketertinggalan, Freiburg justru kembali kebobolan pada menit ke-58Morgan Rogers berhasil memanfaatkan umpan Emiliano Buendia untuk mencetak gol ketiga Aston Villa sekaligus memastikan kemenangan tim asal Birmingham tersebut. Setelah gol ketiga itu, Aston Villa semakin nyaman mengontrol jalannya pertandingan. Freiburg terus mencoba mencari celah, tetapi solidnya lini belakang Villa membuat mereka gagal mencetak satu gol pun hingga peluit panjang dibunyikan.

 

Unai Emery Kembali Ukir Sejarah

Keberhasilan Aston Villa menjuarai Liga Europa tidak lepas dari tangan dingin pelatih Unai Emery. Pelatih asal Spanyol itu kembali menunjukkan reputasinya sebagai salah satu pelatih tersukses di kompetisi Liga EuropaGelar ini menjadi trofi Liga Europa kelima bagi Emery sepanjang karier kepelatihannya. Sebelumnya, ia sukses meraih gelar bersama Sevilla dan Villarreal.

Dalam pernyataannya sebelum final, Emery menegaskan bahwa pengalaman masa lalu tidak menjamin kemenangan, tetapi mentalitas dan kesiapan tim menjadi faktor penting dalam pertandingan besar.

 

Freiburg Tetap Catat Sejarah

Walaupun gagal menjadi juara, Freiburg tetap menorehkan pencapaian penting musim ini. Klub asal Jerman tersebut berhasil mencapai final Eropa pertama sepanjang sejarah mereka. Perjalanan Freiburg menuju final mendapat banyak pujian karena mereka mampu menyingkirkan sejumlah tim kuat sepanjang turnamen. Namun pengalaman dan efektivitas Aston Villa menjadi faktor pembeda dalam laga final di Istanbul.

 

Bagi Aston Villa, trofi ini terasa sangat spesial, klub asal Inggris tersebut akhirnya kembali merasakan gelar besar Eropa setelah penantian panjang selama 44 tahun. Keberhasilan ini juga menjadi bukti perkembangan signifikan Villa dalam beberapa musim terakhir.

Performa impresif pemain seperti Tielemans, Buendia, hingga Morgan Rogers menjadi kunci keberhasilan mereka di final. Selain itu, pengalaman Emery dalam kompetisi Eropa kembali menjadi pembeda utama. Kemenangan ini sekaligus mempertegas status Aston Villa sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan di kompetisi Eropa musim depan.