sumber img: X B/R Football

 

Benfica sukses mengalahkan Real Madrid dengan skor 4-2 dalam laga matchday terakhir fase liga UEFA Champions League 2025/26 di Estádio da Luz, Lisbon. Pertandingan ini berakhir dengan momen luar biasa ketika kiper Benfica Anatoliy Trubin mencetak gol penentu di detik-detik akhir laga, memastikan kemenangan bagi tuan rumah dan mempengaruhi posisi klasemen akhir fase liga.

 

Real Madrid membuka keunggulan lebih dahulu melalui Kylian Mbappé pada menit ke-30 setelah memanfaatkan celah di lini pertahanan Benfica. Keunggulan tersebut tidak bertahan lama karena tuan rumah merespons cepat. Andreas Schjelderup menyamakan kedudukan pada menit ke-36 sebelum Benfica berbalik unggul melalui gol penalti Vangelis Pavlidis di penghujung babak pertama.

Memasuki babak kedua, Benfica tampil semakin percaya diri dan kembali memperlebar jarak lewat gol kedua Schjelderup pada menit ke-54. Real Madrid sempat memperkecil ketertinggalan setelah Mbappé mencetak gol keduanya pada menit ke-58. Namun drama sesungguhnya terjadi di masa injury time ketika Anatoliy Trubin maju membantu serangan dan mencetak gol melalui sundulan pada menit ke-90+8, sekaligus memastikan kemenangan dramatis Benfica.

 

BACA JUGA: PSG Ditahan Imbang Newcastle 1-1 di UCL dan Gagal Langsung Lolos Babak 16 Besar

 

Pengaruh Kartu Merah dan Drama Akhir Laga

Real Madrid harus menyelesaikan pertandingan dengan sembilan pemain setelah Raúl Asencio dan Rodrygo mendapat kartu merah di masa injury time, yang semakin mempersulit perjuangan tim tamu untuk menyamakan skor.

 

Dampak pada Klasemen

Hasil tersebut membuat Benfica naik ke posisi yang memungkinkan mereka masuk ke babak play-off Liga Champions, sementara Real Madrid justru gagal lolos otomatis ke 16 besar dan harus menghadapi babak tambahan play-off untuk tetap berpeluang melaju.

 

Pelatih Real Madrid, Álvaro Arbeloa, mengambil tanggung jawab atas kekalahan timnya dan menekankan perlunya evaluasi menyeluruh setelah hasil mengecewakan ini, meskipun timnya masih berpeluang melanjutkan kompetisi melalui jalur play-off. Pertandingan ini menjadi salah satu laga paling dramatis di fase grup Liga Champions musim ini, terutama karena gol kiper di detik terakhir yang berdampak besar terhadap nasib kedua tim di kompetisi Eropa.