Semarang — Upaya meningkatkan pemahaman siswa di bidang hukum dan berpikir kritis kembali diwujudkan dalam kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Siswa (PPKS) yang diselenggarakan Universitas Sains dan Teknologi Komputer (STEKOM) Semarang pada Selasa–Rabu, 28–29 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Semarang dan diikuti oleh siswa/i dari SMA Futuhiyyah Mranggen, SMKN 8 Semarang, dan SMKN 10 Semarang dengan penuh antusias.

Pada pelatihan Hukum ini, peserta mempelajari dasar-dasar sistem hukum di Indonesia, mulai dari bagaimana regulasi dibentuk, bagaimana aturan ditetapkan dan dijalankan, hingga memahami sanksi yang diberikan apabila suatu aturan tidak dilaksanakan. Materi disampaikan secara sistematis agar siswa dapat memahami peran hukum dalam kehidupan bermasyarakat.

Selain itu, peserta juga mendapatkan kesempatan belajar langsung dari para ahli di bidang hukum, sehingga wawasan yang diperoleh menjadi lebih luas dan mendalam. Pendekatan ini memberikan gambaran nyata mengenai praktik hukum di dunia nyata.

Tidak hanya teori, siswa juga dilatih untuk berpikir kritis melalui kegiatan diskusi dan debat mengenai berbagai isu hukum. Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kemampuan analisis, logika, serta keberanian dalam menyampaikan pendapat secara argumentatif.

Interaksi yang terbangun selama pelatihan menunjukkan tingginya minat dan antusias siswa dalam memahami dunia hukum. Hal ini menjadi langkah penting dalam membentuk generasi muda yang sadar hukum, kritis, dan bertanggung jawab.

Sebagai bentuk apresiasi, Peserta terbaik yakni :

  • Lubna zahra ozha - SMA Institut Indonesia

  • Muhammad Galih Ali Saputra - SMA Futuhiyyah Mranggen

  • Sabrina Calista Putri - SMA Futuhiyyah Mranggen

    Mendapatkan penghargaan! diserahkan langsung oleh Rektor Universitas STEKOM, Dr. Joseph Teguh Santoso, M.Kom. Seluruh peserta juga memperoleh sertifikat, beasiswa pendidikan, serta apresiasi atas partisipasi aktif mereka.