Semarang — Upaya meningkatkan pemahaman siswa di bidang kesehatan dan pengembangan diri kembali diwujudkan dalam kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Siswa (PPKS) yang diselenggarakan Universitas Sains dan Teknologi Komputer (STEKOM) Semarang pada Selasa–Rabu, 28–29 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Semarang dan diikuti oleh siswa/i dari SMA Futuhiyyah Mranggen, SMKN 8 Semarang, dan SMKN 10 Semarang dengan penuh antusias.

Pada pelatihan Terapis ini, peserta mempelajari berbagai metode terapi seperti Sport Therapy, Hipnotherapy, dan HEFT (Healing Emotional Freedom Technique). Siswa dikenalkan pada teknik dasar dalam membantu pemulihan fisik melalui terapi olahraga, serta memahami bagaimana menjaga kebugaran tubuh dengan pendekatan yang tepat.

Selain itu, peserta juga mempelajari dasar-dasar hipnoterapi untuk membantu meningkatkan fokus, mengelola emosi, serta membangun pikiran yang lebih positif. Pada metode HEFT, siswa diajarkan teknik sederhana untuk membantu meredakan stres dan emosi melalui pendekatan energi dan sentuhan ringan.

Tidak hanya teori, pelatihan ini juga memberikan kesempatan praktik langsung agar siswa dapat memahami penerapan teknik terapi secara nyata. Kegiatan ini melatih kepekaan, empati, serta kemampuan dalam membantu sesama.

Interaksi yang terbangun selama pelatihan menunjukkan tingginya minat siswa dalam bidang kesehatan dan pengembangan diri. Hal ini menjadi langkah nyata dalam membentuk generasi muda yang peduli terhadap kesehatan fisik dan mental.

Sebagai bentuk apresiasi, peserta terbaik yakni :

  • Raia Ersa Aulina -  SMKN 8 Semarang

  • Jessica Helga Patricia - SMKN 8 Semarang

  • Nazila Ainur Rosidah - SMA Futuhiyyah Mranggen

    Mendapatkan penghargaan! diserahkan langsung oleh Rektor Universitas STEKOM, Dr. Joseph Teguh Santoso, M.Kom. Seluruh peserta juga memperoleh sertifikat, beasiswa pendidikan, serta apresiasi atas partisipasi aktif mereka.