<p style="font-size:10px">
sumber img: The Indonesian
</p>
The Ning King, atau dikenal juga dengan nama asli Harjanto Tirtohadiguno, meninggal dunia pada Minggu, 2 November 2025, di Singapura. Kabar duka ini dikonfirmasi oleh pihak keluarga serta manajemen perusahaan yang ia dirikan. Dunia bisnis Indonesia pun kehilangan sosok penting yang berperan besar dalam perkembangan industri properti nasional.
Profil Singkat dan Perjalanan Karier
The Ning King lahir di Bandung pada tahun 1931. Ia memulai usahanya di bidang tekstil pada akhir 1940-an, dan pada tahun 1977 mendirikan PT Argo Pantes Tbk (ARGO), cikal bakal dari Argo Manunggal Group.
Tak berhenti di industri tekstil, pada tahun 1993 ia mengembangkan bisnisnya ke sektor properti dengan mendirikan PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI). Perusahaan ini kemudian berkembang menjadi salah satu pengembang kawasan hunian terpadu terbesar di Indonesia.
Keberhasilannya menunjukkan transformasi dari industri manufaktur ke properti dengan keberanian, kerja keras, dan visi jangka panjang yang kuat.
Kontribusi dan Warisan Besar The Ning King
Selama hidupnya, The Ning King dikenal sebagai konglomerat visioner yang membangun kerajaan bisnis besar dan beragam.
Beberapa pencapaian penting yang menjadi warisannya antara lain:
- Mengembangkan kawasan Alam Sutera di Tangerang menjadi proyek hunian terpadu modern.
- Mendirikan Argo Manunggal Group, konglomerasi yang membawahi banyak perusahaan di sektor tekstil, infrastruktur, dan properti.
- Menjadi inspirasi bagi pengusaha muda dengan kisah suksesnya yang dimulai dari nol.
Ketekunan dan keberaniannya dalam mengambil risiko menjadikan The Ning King salah satu pengusaha paling berpengaruh di Indonesia.
BACA JUGA: Raja Keraton Solo Pakubuwono XIII Meninggal Dunia
Reaksi Dunia Bisnis dan Rencana Pemakaman
Pihak manajemen Alam Sutera Realty menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya sang pendiri. Mereka menggambarkan The Ning King sebagai pemimpin inspiratif yang selalu menekankan integritas dan kerja keras dalam setiap langkah bisnis.
Rencananya, jenazah akan dipulangkan dari Singapura ke Jakarta pada hari Selasa, kemudian disemayamkan pada hari Rabu hingga Kamis, dan dimakamkan pada hari Jumat.
Dunia usaha, para kolega, dan masyarakat luas turut menyampaikan penghormatan terakhir atas dedikasi dan kontribusi luar biasa beliau.
Pelajaran dari Kehidupan The Ning King
Kepergian The Ning King membawa pesan mendalam bagi dunia bisnis Indonesia. Ada beberapa hal yang dapat menjadi inspirasi dari perjalanan hidupnya:
- Berani memulai dari kecil dan terus berkembang hingga mencapai kesuksesan besar.
- Berpikir jangka panjang dan tidak takut beradaptasi dengan perubahan zaman.
- Membangun warisan bukan hanya dalam bentuk aset, tetapi juga nilai dan semangat kerja.
Warisan bisnis yang ia tinggalkan akan terus menjadi fondasi kuat bagi generasi penerus di Argo Manunggal Group dan Alam Sutera Realty.
Kepergian The Ning King menandai akhir dari perjalanan panjang seorang tokoh besar yang mengubah wajah industri properti Indonesia. Warisannya akan terus hidup dalam setiap bangunan, proyek, dan nilai kerja keras yang ia tanamkan.
Selamat jalan, The Ning King. Semangat dan dedikasi Anda akan selalu dikenang dalam sejarah dunia bisnis Indonesia.