Universitas STEKOM kembali menyelenggarakan Inspiring Student Series ke-12, sebuah ajang bergengsi yang ditujukan untuk memberikan apresiasi kepada mahasiswa-mahasiswa berprestasi yang mampu menghadirkan inspirasi melalui karya tulis, inovasi, maupun pengalaman hidup mereka. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengekspresikan gagasan, refleksi, dan semangat perjuangan akademik dalam bentuk naskah yang sarat makna.

Pada kesempatan ini, Universitas STEKOM dengan bangga memberikan penghargaan kepada Niko Satria Herlambang, mahasiswa Program Studi D3 Teknik Komputer, yang telah menorehkan karya tulis inspiratif dalam kategori naskah. Melalui tulisannya, Niko berhasil menghadirkan refleksi perjuangan mahasiswa pekerja yang menempuh pendidikan di tengah tantangan, serta menggambarkan keteguhan hati dalam meraih cita-cita.

Naskah Karya: “Tantangan dan Peluang di Tengah Kesibukan”
oleh Niko Satria Herlambang (Mahasiswa D3 Teknik Komputer, Universitas STEKOM)

Tantangan dan Peluang di Tengah Kesibukan

Halo! Perkenalkan, saya Niko, mahasiswa semester 4 Program Studi Teknik Komputer di Universitas STEKOM Semarang. Selain menjadi mahasiswa, saya juga bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan konstruksi lepas pantai. Dalam situasi yang mungkin tidak ideal bagi sebagian orang, saya memilih untuk tetap kuliah secara hybrid di Universitas STEKOM.

Sejak awal, saya sadar betul bahwa jalan ini tidak akan mudah. Bayangkan, kuliah dari tengah laut dengan sinyal yang tak menentu, harus beradaptasi dengan jadwal kerja yang padat, dan tetap membiayai kuliah dari hasil jerih payah sendiri. Tapi saya juga tahu, saya tidak bisa berhenti di tengah jalan. Saya harus menyelesaikan apa yang sudah saya mulai. Karena masa depan tidak akan menunggu, dan hanya bisa diraih oleh mereka yang tidak berhenti berusaha. Kuliah sambil bekerja memang berat, tetapi dengan tekad kuat dan manajemen waktu yang baik, kita bisa melewati rintangan itu satu per satu. Saya belajar bagaimana memaksimalkan waktu istirahat di kapal untuk menyimak materi perkuliahan, mengerjakan tugas saat kapal bersandar, bahkan berdiskusi secara daring dengan dosen dan teman-teman saat sinyal memungkinkan.

Ada masa-masa ketika saya merasa hampir menyerah. Tekanan pekerjaan di laut sangat tinggi, dan beban mental kadang datang tiba-tiba. Tapi saat itu, saya selalu ingat kembali: untuk apa saya kuliah? Untuk apa saya mulai semuanya ini? Jawabannya sederhana: untuk meraih mimpi dan masa depan yang lebih baik. Kalau saya menyerah sekarang, semua pengorbanan akan sia-sia. Dan saya tidak ingin hidup dalam penyesalan karena berhenti terlalu cepat.

Bagi saya, bekerja sambil kuliah bukan hambatan, tapi jembatan. Jembatan menuju kemandirian, kedewasaan, dan kesuksesan. Di tengah keterbatasan sinyal, jarak, dan waktu, saya justru merasa dikuatkan oleh sistem pembelajaran online dari Universitas STEKOM yang sangat fleksibel dan adaptif dengan kondisi mahasiswa pekerja seperti saya. Saya merasa diberi ruang untuk berkembang tanpa harus meninggalkan pekerjaan yang sudah menjadi tanggung jawab utama saya.

Untuk teman-teman yang sedang berjuang, saya ingin bilang: jangan pernah menyerah. Setiap langkah kecil yang kalian ambil hari ini, sekecil apa pun itu, akan membawa kalian ke tempat yang luar biasa esok hari. Tidak ada perjuangan yang sia-sia selama kita mau terus berjalan. Saya Niko, mahasiswa Universitas STEKOM, saksi bahwa ombak dan badai tidak akan menghalangi mimpi, selama kita tidak berhenti mendayung. Teruslah belajar, teruslah berjuang, dan percayalah: tempat terbaik sudah menunggu di ujung perjalanan.

 

Penutup

Universitas STEKOM menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Niko Satria Herlambang atas dedikasi dan semangat juangnya yang tertuang dalam naskah ini. Karya beliau diharapkan mampu memberikan inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus berjuang, tidak mudah menyerah, serta senantiasa memanfaatkan setiap peluang dalam mewujudkan masa depan yang lebih baik.