<p style="font-size:10px">sumber img: Instagram @persikofficial</p>
Pertandingan Semen Padang melawan Persik Kediri dalam lanjutan pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026 berlangsung di Stadion Haji Agus Salim, Jumat, 8 Mei 2026. Duel tersebut berakhir dengan kemenangan telak Persik Kediri 3-0 atas tuan rumah. Hasil ini menjadi pukulan berat bagi Semen Padang yang terus terpuruk di papan bawah klasemen, sementara Persik Kediri sukses memperbaiki posisi mereka di klasemen musim ini.
Persik Kediri Tampil Dominan Sejak Awal
Persik Kediri langsung tampil agresif sejak menit awal pertandingan. Tim tamu berhasil membuka keunggulan cepat melalui Jose Enrique pada menit ke-3 setelah memanfaatkan assist Adrian Luna. Gol cepat tersebut membuat Semen Padang berada dalam tekanan sepanjang babak pertama. Semen Padang sebenarnya mencoba membalas melalui beberapa serangan dari sisi sayap, namun lini pertahanan Persik Kediri tampil disiplin dan mampu meredam tekanan tuan rumah. Hingga turun minum, skor 1-0 untuk keunggulan Persik Kediri tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, Persik Kediri kembali menunjukkan efektivitas permainan mereka. Jose Enrique mencetak gol keduanya pada menit ke-52 dan membuat Persik unggul 2-0. Hanya berselang tiga menit, tepatnya pada menit ke-55, Adrian Luna ikut mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan assist Ernesto Gomez. Keunggulan tiga gol membuat Persik Kediri semakin nyaman mengontrol jalannya pertandingan. Semen Padang kesulitan menciptakan peluang berbahaya hingga pertandingan berakhir.
BACA JUGA: Dewa United Pesta Gol dan Hancurkan PSBS Biak 5-0
Jose Enrique Jadi Bintang Lapangan
Penampilan Jose Enrique menjadi sorotan utama dalam pertandingan ini. Striker asal Spanyol tersebut tampil tajam dengan mencetak dua gol penting bagi Persik Kediri. Selain itu, Adrian Luna juga memainkan peran besar lewat satu gol dan satu assist yang membantu timnya tampil dominan sepanjang laga.
Dampak Hasil Bagi Kedua Tim
Kemenangan ini memberikan dampak besar bagi Persik Kediri dalam persaingan klasemen sementara BRI Super League. Tambahan tiga poin membuat Persik Kediri tetap posisi ke-12 dengan koleksi 39 poin. Hasil tersebut sekaligus memastikan Macan Putih bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan.
Sementara itu, kekalahan dari Persik membuat Semen Padang semakin terpuruk di posisi ke-17 dengan 20 poin. Kabau Sirah dipastikan terdegradasi ke Liga 2 setelah gagal memperbaiki performa sepanjang musim ini. Kekalahan tersebut menjadi salah satu hasil buruk yang memperpanjang tren negatif Semen Padang di liga musim ini.
Persik Kediri terlihat lebih efektif dalam memanfaatkan peluang dibandingkan Semen Padang. Meski tidak terlalu dominan dalam penguasaan bola, Macan Putih mampu tampil klinis saat mendapatkan kesempatan di depan gawang lawan.
Di sisi lain, Semen Padang kembali menunjukkan kelemahan pada lini pertahanan dan penyelesaian akhir. Tim tuan rumah gagal memanfaatkan dukungan suporter sendiri untuk bangkit dari tekanan. Kekalahan telak ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Semen Padang jelang menghadapi kompetisi Liga 2 musim depan.