sumber img: X Tottenham Hotspur
Pertandingan sengit antara Tottenham Hotspur melawan Crystal Palace di Stadion Tottenham Hotspur berakhir dengan kekalahan tuan rumah 1-3. Laga yang digelar pada Jumat (6/3/2026) dini hari WIB ini menyuguhkan drama kartu merah dan comeback cepat dari tim tamu, membuat Spurs semakin terpuruk di papan bawah klasemen.
Jalannya Pertandingan
Tottenham sempat unggul lebih dulu melalui gol Dominic Solanke pada menit ke-34, memanfaatkan umpan matang dari rekan setimnya. Namun, situasi berubah drastis empat menit kemudian ketika Micky van de Ven diusir wasit karena pelanggaran keras terhadap Ismaila Sarr, meninggalkan Spurs dengan sepuluh pemain.
Crystal Palace langsung memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Ismaila Sarr menyamakan kedudukan lewat tendangan penalti pada menit ke-40. Tak berhenti di situ, tim asuhan Oliver Glasner menambah dua gol lagi sebelum babak pertama usai, yakni melalui Jorgen Strand Larsen pada menit ke-45+1 dan lagi dari Sarr pada menit ke-45+7. Babak kedua berlangsung tanpa gol tambahan, mengunci skor akhir 1-3 untuk kemenangan Palace.
BACA JUGA: Lyon Tersingkir Dramatis dari Coupe de France Usai Kalah Adu Penalti Lawan Lens
Pemain Kunci
Ismaila Sarr menjadi bintang dengan brace golnya, termasuk penalti krusial yang membalikkan momentum. Dominic Solanke mencetak gol tunggal Tottenham, tapi upayanya tak cukup menyelamatkan tim. Jorgen Strand Larsen juga menyumbang satu gol, memperkuat lini depan Palace. Kekalahan ini memperpanjang rekor buruk Spurs tanpa kemenangan menjadi 11 pertandingan di Premier League, yang terpanjang sejak 1935.
Dampak pada Klasemen
Hasil ini menempatkan Tottenham di posisi ke-16 klasemen sementara, hanya satu poin di atas zona degradasi. Ancaman turun kasta semakin nyata bagi tim asal London Utara tersebut. Tottenham terancam degradasi menjadi kenyataan yang harus dihadapi serius, terutama setelah rentetan hasil buruk yang terus berlanjut. Sementara itu, Crystal Palace naik ke peringkat ke-13, menjauh dari tekanan bawah dengan tambahan tiga poin berharga.
Pelatih Palace, Oliver Glasner, memuji reaksi timnya usai kebobolan, sementara Solanke dari Tottenham menekankan perlunya perjuangan lebih keras tanpa alasan. Laga ini menjadi pengingat betapa ketatnya persaingan di liga teratas Inggris.
Kekalahan telak 1-3 dari Crystal Palace semakin memperburuk posisi Tottenham Hotspur di Premier League 2025/2026. Dengan rekor tanpa kemenangan selama 11 laga dan hanya terpaut satu poin dari zona degradasi, Tottenham terancam degradasi menjadi ancaman nyata yang jarang terbayangkan bagi klub sebesar Spurs. Kartu merah Van de Ven menjadi titik balik yang fatal, sementara efisiensi Palace di depan gawang membuktikan bahwa peluang kecil pun bisa dimanfaatkan secara maksimal. Spurs kini membutuhkan perubahan drastis dan hasil positif segera agar mimpi terburuk tidak menjadi kenyataan di akhir musim.