Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie menegaskan bahwa kekuatan sebuah negara dalam menciptakan inovasi sangat dipengaruhi oleh sistem pendidikan dan riset yang dibangun. Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara What’s Up Campus Calls Out bertema “Dari Riset Jadi Aset Saat Ide Menjadi Kekuatan Ekonomi Jawa Barat” yang berlangsung di Sasana Budaya Ganesa Institut Teknologi Bandung (Sabuga ITB), Selasa 12 Mei 2026.
Dalam forum dialog publik yang dikemas dengan konsep podcast interaktif tersebut, Wamen Stella menyoroti pentingnya perguruan tinggi dalam membangun ekosistem inovasi nasional. Acara ini juga bertujuan meningkatkan literasi hukum mahasiswa, terutama terkait regulasi bisnis, integritas, dan transparansi kepemilikan manfaat.
Negara Maju Tumbuh dari Sistem Riset yang Kuat
Menurut Wamen Stella, kemajuan negara-negara besar seperti Amerika Serikat dan Tiongkok tidak terlepas dari sistem yang mendukung pengembangan inovasi berbasis riset. Keberhasilan kedua negara tersebut dalam menguasai berbagai teknologi strategis dunia lahir dari lingkungan akademik yang memberi ruang kebebasan berpikir serta mendorong kolaborasi lintas disiplin ilmu.
Beberapa bidang yang kini berkembang pesat meliputi kecerdasan buatan, semikonduktor, bioteknologi, teknologi antariksa, hingga teknologi kuantum. Seluruh sektor tersebut berkembang melalui dukungan riset jangka panjang yang dilakukan perguruan tinggi dan lembaga penelitian.
Kampus Diminta Tidak Terjebak Dikotomi
Wamen Stella menilai dunia akademik perlu meninggalkan pola pikir lama yang mempertentangkan antara pasar dan makna, maupun antara riset fundamental dan riset terapan. Menurutnya, inovasi justru lahir ketika perguruan tinggi mampu merespons kebutuhan pasar sekaligus menciptakan pasar baru.
“Perguruan tinggi harus mampu merespons pasar dan juga memimpin pasar,” ujar Wamen Stella dalam paparannya.
Ia menjelaskan bahwa merespons pasar berarti menjawab kebutuhan yang sudah ada di masyarakat maupun industri. Sementara itu, memimpin pasar berarti menghadirkan inovasi baru yang sebelumnya belum pernah ada sehingga mampu menciptakan kebutuhan baru.
Dalam proses tersebut, seluruh bidang ilmu dinilai memiliki peran penting. Tidak hanya sains dan teknologi, tetapi juga ilmu sosial dan humaniora harus ikut terlibat agar inovasi dapat berkembang secara menyeluruh.
Dosen dan Mahasiswa Jadi Penggerak Inovasi
Lebih lanjut, Wamen Stella menyebut bahwa dosen, peneliti, dan mahasiswa merupakan pihak yang paling berpotensi memimpin inovasi masa depan. Lingkungan perguruan tinggi dinilai memiliki keunggulan karena menyediakan ruang untuk berpikir mendalam dan melakukan riset dalam jangka panjang.
Ia mencontohkan perusahaan teknologi Google yang lahir dari riset doktoral di Stanford University sebagai bukti bahwa penelitian akademik dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi global. Menurutnya, inovasi besar sulit tercipta apabila seseorang tidak memiliki waktu dan kebebasan untuk melakukan eksplorasi ide secara mendalam.
Pemerintah Berikan Insentif untuk Peneliti
Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekosistem riset nasional, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menghadirkan kebijakan baru berupa insentif finansial bagi dosen penerima hibah riset.
Melalui kebijakan tersebut, dosen yang berhasil memenangkan research grant akan memperoleh tambahan insentif hingga 25 persen. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kebebasan finansial para peneliti sekaligus meningkatkan produktivitas riset di perguruan tinggi.
Selain itu, Kemdiktisaintek juga meluncurkan platform melalui laman risbang.kemdiktisaintek.go.id guna mempertemukan kebutuhan industri dengan kepakaran peneliti di kampus. Platform tersebut memungkinkan masyarakat dan pelaku industri mengakses informasi mengenai peneliti, hasil riset, hingga produk inovasi perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membangun kekuatan inovasi nasional. Melalui riset yang relevan dengan kebutuhan industri sekaligus mampu menciptakan terobosan baru, kampus dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi berbasis pengetahuan. Dukungan pemerintah melalui insentif riset dan penguatan kolaborasi dengan industri diharapkan mampu mempercepat lahirnya inovasi unggulan dari perguruan tinggi Indonesia.
Sumber Berita:
Wamendiktisaintek Paparkan Kiat Strategis untuk Kampus dalam Merespon Kebutuhan Pasar