Universitas Sains dan Teknologi Komputer (Universitas STEKOM) melaksanakan kegiatan pendekatan sosial dan edukatif kepada siswa disabilitas di SLB Negeri 1 dan SLB Negeri 2 Buleleng pada 29 Desember 2025. Kegiatan ini difokuskan pada penguatan relasi antara mahasiswa Universitas STEKOM sebagai kakak asuh dengan siswa disabilitas sebagai adik asuh.

Pendekatan ini ditujukan bagi siswa penyandang disabilitas tuna rungu dan tuna grahita. Melalui interaksi yang lebih personal dan berkelanjutan, diharapkan tercipta suasana yang akrab, nyaman, dan suportif, sehingga siswa dapat lebih terbuka dalam mengenali potensi dan kesiapan dirinya untuk memasuki dunia kerja.

Selain membangun kedekatan emosional, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai proses seleksi awal bagi siswa kelas 10, 11, dan 12 yang dinilai siap kerja. Seleksi dilakukan melalui observasi sikap, komunikasi, kemandirian, serta minat siswa terhadap aktivitas kebekerjaan.

Yang membedakan kegiatan kali ini adalah keterlibatan Duta Inklusi yang dibawa langsung oleh Universitas STEKOM. Para Duta Inklusi tersebut merupakan siswa terpilih dari SMA dan SMK di Jawa Tengah yang telah mendapatkan pembekalan khusus terkait inklusivitas dan pendampingan disabilitas.

Kehadiran Duta Inklusi memberikan warna baru dalam kegiatan pendampingan. Mereka berperan sebagai fasilitator sebaya yang membantu membangun kepercayaan diri siswa disabilitas, sekaligus menjadi contoh nyata kolaborasi lintas daerah dalam mendukung pendidikan inklusif.

Program ini merupakan bagian dari pelaksanaan pelatihan kebekerjaan bagi anak berkebutuhan khusus di Bali. Universitas STEKOM menilai bahwa kesiapan kerja tidak hanya ditentukan oleh keterampilan teknis, tetapi juga oleh kesiapan mental, sosial, dan komunikasi yang dibangun sejak dini.

Melalui pendekatan kakak asuh dan adik asuh ini, Universitas STEKOM berharap dapat menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih humanis dan partisipatif. Kegiatan ini menjadi wujud nyata peran perguruan tinggi dalam membangun jembatan antara pendidikan khusus dan dunia kerja.