Semarang — Upaya membangun komunikasi yang inklusif diwujudkan dalam kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Siswa (PPKS) yang diselenggarakan Universitas Sains dan Teknologi Komputer (STEKOM) Semarang pada Rabu–Kamis, 22–23 April 2026 bersama siswa/i SMKN 7 Semarang.

Pada pelatihan Bahasa Isyarat ini, siswa mendapatkan pengalaman belajar yang luar biasa dengan mempelajari cara berkomunikasi menggunakan gerakan tangan, ekspresi wajah, serta pemahaman dasar bahasa isyarat. Tidak hanya teori, peserta juga langsung mempraktikkan komunikasi sederhana dalam suasana yang aktif dan interaktif.

Menariknya, seluruh peserta dilatih secara langsung oleh mahasiswa tuna rungu Universitas STEKOM. Hal ini memberikan pengalaman yang lebih nyata dan bermakna, karena peserta dapat belajar langsung dari narasumber yang sehari-hari menggunakan bahasa isyarat dalam berkomunikasi.

Interaksi yang terbangun selama pelatihan memperlihatkan tingginya antusias siswa dalam memahami pentingnya komunikasi tanpa batas. Hal ini menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan yang lebih inklusif.

Sebagai bentuk apresiasi, Tiga Siswa/i terbaik Pelatihan Bahasa Isyarat, yakni : 

  • Rangga Satya Diandra, 
  • Daffin Ardian, 
  • Anindya Sulistyaning Tyas.

    Mendapatkan penghargaan yang diserahkan langsung oleh Rektor Universitas STEKOM, Dr. Joseph Teguh Santoso, M.Kom. Seluruh peserta juga memperoleh sertifikat, beasiswa pendidikan, serta apresiasi atas partisipasi aktif mereka.