Karanganyar 12 Februari 2026 — Dalam rangka memperkuat kesiapan siswa memasuki dunia kerja, Universitas Sains dan Teknologi Komputer (Universitas Stekom) menyelenggarakan kegiatan pembuatan curriculum vitae (CV) sekaligus pemilihan Duta Kebekerjaan di SLB Negeri Karanganyar. Program ini menjadi bagian dari rangkaian pembinaan berbasis vokasional yang bertujuan membangun kepercayaan diri dan kompetensi profesional siswa.

Kegiatan pembuatan CV dilakukan dengan pendampingan langsung dari mahasiswa dan tim pendamping Universitas Stekom. Siswa dibimbing dalam menyusun identitas diri, menuliskan keterampilan yang dimiliki, serta merangkum pengalaman praktik yang telah dijalani selama mengikuti berbagai tes kecakapan sebelumnya. Proses ini memberikan pemahaman awal tentang pentingnya administrasi diri dalam melamar pekerjaan.

Selain aspek teknis penulisan, siswa juga diberikan arahan mengenai etika profesional, cara memperkenalkan diri secara formal, serta pentingnya menampilkan potensi secara jujur dan sistematis. Pendekatan ini membantu siswa memahami bahwa CV bukan sekadar dokumen, melainkan representasi diri yang akan dibaca oleh calon pemberi kerja.

Sebagai bagian dari kegiatan, dilakukan pula pemilihan Duta Kebekerjaan. Seleksi dilakukan berdasarkan beberapa indikator, antara lain keterampilan teknis, kemampuan komunikasi, kedisiplinan, sikap kerja, serta konsistensi selama mengikuti rangkaian program kesiapan kerja. Penilaian dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan kesiapan menyeluruh setiap siswa.

Dari hasil seleksi, terpilih empat siswa sebagai Duta Kebekerjaan SLB Negeri Karanganyar, yaitu Krisna, Arsya, Cinta, dan Agil. Keempat siswa tersebut dinilai memiliki kemampuan yang menonjol serta menunjukkan sikap tanggung jawab dan semangat belajar yang tinggi. Mereka juga mampu menyelesaikan tugas-tugas praktik dengan baik dan menunjukkan komunikasi yang positif.

Penetapan Duta Kebekerjaan tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga strategi motivasional bagi siswa lainnya. Para duta diharapkan dapat menjadi teladan dalam membangun etos kerja, kemandirian, serta keberanian untuk terus mengembangkan diri. Kehadiran mereka menjadi simbol bahwa siswa berkebutuhan khusus memiliki peluang yang sama untuk sukses di dunia profesional.

Pihak sekolah menyambut baik program ini karena dinilai memberikan pengalaman nyata yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Kolaborasi bersama Universitas Stekom dinilai mampu membuka wawasan baru mengenai pentingnya kesiapan administratif dan mental dalam menghadapi proses rekrutmen.

Melalui kegiatan pembuatan CV dan pemilihan Duta Kebekerjaan ini, Universitas Stekom kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pendidikan inklusif berbasis pemberdayaan. Program ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam membangun generasi yang mandiri, percaya diri, dan siap berkontribusi secara profesional di masyarakat.