Universitas Sains dan Teknologi Komputer (Universitas Stekom) resmi menjalin kerja sama strategis dengan SLB Negeri Wonogiri melalui kegiatan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada 5 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat komitmen kedua lembaga dalam mendukung pendidikan inklusif dan pengembangan keterampilan siswa berkebutuhan khusus. Kesepakatan ini diharapkan mampu membuka akses pelatihan vokasional dan peluang kerja yang lebih luas bagi para siswa tunarungu dan tunagrahita.
Acara dimulai dengan sesi pembukaan yang berlangsung khidmat. Para peserta yang hadir meliputi jajaran pimpinan Universitas Stekom, guru-guru SLB Negeri Wonogiri, mahasiswa pendamping, serta siswa-siswi yang turut menyaksikan prosesi tersebut. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa sejak awal, mencerminkan keseriusan kedua pihak dalam membangun kolaborasi yang berorientasi pada pemberdayaan.
Kepala Sekolah SLB Negeri Wonogiri, Titik Kustantiningsih, S.Pd., memberikan sambutan pembuka yang berisi rasa syukur dan apresiasi atas kunjungan Universitas Stekom. Beliau menekankan bahwa kerja sama ini menjadi harapan baru bagi sekolah dalam memfasilitasi siswa untuk lebih siap menghadapi kehidupan setelah lulus. Dalam sambutannya, beliau juga menyampaikan bahwa siswa disabilitas membutuhkan pendampingan yang tepat, dan MoU ini menjadi pintu untuk menghadirkan program-program tersebut.
Selanjutnya, Rekto Universitas Stekom, Dr. Joseph Teguh Santoso, S.Kom., M.Kom., memberikan sambutan sekaligus menegaskan visi universitas dalam memperluas kontribusi pendidikan inklusif. Beliau menyampaikan bahwa Universitas Stekom bukan hanya berfokus pada teknologi dan sains, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia yang memiliki kesempatan setara. MoU ini, menurut beliau, merupakan bentuk komitmen nyata universitas dalam menjangkau kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan khusus.
Prosesi penandatanganan MoU berlangsung dengan khidmat dan disaksikan oleh seluruh peserta acara. Penandatanganan dilakukan oleh Rekto Universitas Stekom dan Kepala Sekolah SLB Negeri Wonogiri sebagai simbol dimulainya kolaborasi formal. Dengan ditandatanganinya dokumen tersebut, program pelatihan, pendampingan vokasional, dan pengembangan karakter siswa disabilitas secara resmi akan dijalankan secara berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, pihak SLB memberikan kenang-kenangan berupa lukisan karya siswa serta kerajinan tangan berupa bunga kepada Universitas Stekom. Hadiah simbolis ini bukan hanya menjadi tanda penghormatan, tetapi juga bukti nyata kreativitas dan kemampuan siswa berkebutuhan khusus yang patut diapresiasi. Tim Universitas Stekom menyambut pemberian tersebut dengan bahagia dan rasa bangga.
.jpg)
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah yang menciptakan interaksi akrab antara mahasiswa, guru, dan siswa. Penutup kegiatan ini menjadi awal dari perjalanan panjang kerja sama yang diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi kedua pihak, khususnya untuk mendukung kemandirian dan masa depan siswa SLB Negeri Wonogiri.