Salatiga, 6 April 2026 – Universitas STEKOM kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan inklusif melalui kegiatan sosialisasi strategi kebekerjaan bagi siswa berkebutuhan khusus yang dilaksanakan di SLB Negeri Salatiga. Kegiatan ini turut melibatkan siswa terpilih dari sekolah mitra, salah satunya Dyanni Aruna Adeliavashanti, siswi dari SMKN 2 Semarang yang dikenal memiliki jiwa inklusivitas yang tinggi.

Dalam kegiatan ini, Dyanni Aruna Adeliavashanti yang akrab disapa Una mendapat kesempatan untuk mengenal lebih dekat dunia pendidikan inklusif serta berinteraksi langsung dengan para siswa penyandang disabilitas di SLB Negeri Salatiga. Melalui pengalaman tersebut, ia diajak memahami pentingnya empati, kolaborasi, dan dukungan sosial dalam membangun lingkungan pendidikan yang ramah bagi semua.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pendekatan dan interaksi langsung dengan siswa-siswa disabilitas, di mana para peserta saling mengenal serta berbagi pengalaman. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan rasa saling memahami dan memperkuat semangat inklusivitas di kalangan generasi muda.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Universitas STEKOM dan SLB Negeri Salatiga. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat program pendidikan inklusif serta membuka peluang pengembangan kompetensi bagi siswa berkebutuhan khusus, khususnya dalam bidang kesiapan kerja.

Selanjutnya, Una bersama tim dari Universitas STEKOM turut mendampingi siswa-siswa disabilitas dalam mengikuti tes kerja, sebuah kegiatan yang dirancang untuk mengenalkan berbagai keterampilan dasar yang dibutuhkan di dunia kerja. Pendampingan ini tidak hanya memberikan pengalaman baru bagi para siswa SLB, tetapi juga menjadi pembelajaran berharga bagi para relawan mengenai pentingnya dukungan yang tepat bagi penyandang disabilitas.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan di SLB Negeri Salatiga selesai, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan edukatif ke objek wisata Umbul Sidomukti. Kunjungan ini menjadi momen refleksi sekaligus mempererat kebersamaan antara peserta kegiatan, mahasiswa, serta tim dari Universitas STEKOM.

Rektor Universitas STEKOM, Dr. Joseph Teguh Santoso, M.Kom, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam mendukung pendidikan inklusif di Indonesia.

"Universitas STEKOM percaya bahwa setiap individu memiliki potensi yang luar biasa. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa inklusivitas bukan hanya konsep, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam pendidikan dan dunia kerja," ujar beliau.

Melalui perjalanan ini, Universitas STEKOM hadir untuk belajar, berbagi, dan tumbuh bersama, sekaligus memperkuat semangat inklusi di tengah masyarakat. Partisipasi siswa seperti Dyanni Aruna Adeliavashanti menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih terbuka, saling mendukung, dan menghargai keberagaman.