Sebagai bagian dari pembinaan vokasional yang komprehensif, Universitas Stekom menyelenggarakan tes kecakapan laundry bagi siswa-siswi Disabilitas SLB Negeri Boyolali pada senin, 24 November 2025. Kegiatan ini mencakup beberapa aspek penting yang dibutuhkan dalam pekerjaan laundry profesional, seperti menggantungkan baju, menjemur, menggosok, hingga melipat pakaian. Tes ini menjadi salah satu media untuk melihat kesiapan siswa dalam mengelola pekerjaan yang membutuhkan ketelitian dan konsistensi.
Tes dimulai dengan instruksi untuk menggantungkan baju pada hanger. Siswa diminta melakukannya secara mandiri, kemudian menjemur pakaian tersebut dengan benar. Kegiatan ini terlihat sederhana, namun sebenarnya melatih kemampuan motorik, ketelitian, serta pemahaman instruksi kerja. Banyak siswa yang mampu mengikuti arahan dengan baik dan menunjukkan kerapian dalam menata pakaian.
.jpg)
Setelah itu, siswa diberikan kesempatan untuk menggosok pakaian menggunakan alat yang aman dan telah disesuaikan untuk kebutuhan pembelajaran. Penguji memperhatikan bagaimana siswa memegang alat dengan benar, memahami arah menggosok, serta memastikan pakaian rapi dan bebas lipatan. Kegiatan ini membantu siswa mengenal rutinitas kerja yang membutuhkan kesabaran dan perhatian pada detail.
Tahap selanjutnya adalah melipat pakaian. Dalam sesi ini, siswa diminta melipat sarung dan kemeja. Khusus untuk kemeja, siswa juga diuji kemampuan mereka dalam mengancingkan pakaian. Aktivitas ini tidak hanya melatih koordinasi motorik halus, tetapi juga ketelitian dan konsistensi. Beberapa siswa menunjukkan kemampuan luar biasa dalam melipat dengan simetris dan teratur.
Selain keterampilan fisik, kegiatan ini juga melibatkan tes mengetik menggunakan iPad. Siswa diminta mengetik pesan singkat seperti yang dilakukan dalam percakapan melalui WhatsApp. Tes ini bertujuan melihat kemampuan mereka dalam menggunakan perangkat digital dan memahami komunikasi teks. Banyak siswa mampu mengetik dengan baik meskipun beberapa masih memerlukan pendampingan ringan.
.jpg)
Pendampingan dari mahasiswa Universitas Stekom dilakukan dengan pendekatan persuasif dan suportif. Mereka memastikan setiap siswa merasa didukung dan dipandu tanpa mengurangi kesempatan belajar mandiri. Kegiatan ini tidak hanya menguji keterampilan, tetapi juga membangun kepercayaan diri siswa dalam menghadapi simulasi pekerjaan nyata.
Dengan tes kecakapan laundry ini, Universitas Stekom berharap dapat mendorong siswa-siswi SLB untuk menemukan potensi mereka di bidang layanan kebersihan dan perawatan pakaian. Program seperti ini membuktikan bahwa siswa disabilitas dapat berkembang optimal apabila mendapat kesempatan, fasilitas, dan pendampingan yang tepat.