Semarang – Dalam rangkaian kegiatan pelatihan keterampilan yang diselenggarakan oleh Universitas STEKOM pada Selasa, 14 April 2026, terdapat momen menarik dan membanggakan dalam sesi pelatihan Bahasa Isyarat. Dari ratusan peserta yang mengikuti kegiatan tersebut, tiga siswa terpilih sebagai peserta paling aktif selama berlangsungnya pembelajaran di kelas Bahasa Isyarat.

Ketiga siswa tersebut adalah Maulida Marsyah dari SMAN 2 Mranggen, Febri Nayla Kinanti dari SMK PL Tarcisius, serta Maria Margaretha Ayudia yang juga berasal dari SMK PL Tarcisius.

Ketiganya dinilai paling menonjol dalam mengikuti pelatihan Bahasa Isyarat. Selama kegiatan berlangsung, mereka menunjukkan antusiasme tinggi, aktif bertanya, serta cepat dalam memahami dan mempraktikkan berbagai gerakan Bahasa Isyarat yang diajarkan.

Sebagai bentuk apresiasi atas semangat belajar dan partisipasi aktif mereka, Universitas STEKOM memberikan penghargaan khusus kepada ketiga siswa tersebut. Penghargaan yang diberikan berupa tumbler eksklusif yang didesain khusus oleh Universitas STEKOM serta uang tunai sebagai bentuk motivasi dan dukungan agar para siswa terus mengembangkan minat serta kepedulian terhadap komunikasi inklusif.

Pemberian penghargaan ini juga menjadi salah satu cara untuk mendorong peserta lain agar lebih percaya diri dan aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Selain itu, langkah ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat generasi muda untuk lebih mengenal dan mempelajari Bahasa Isyarat sebagai salah satu bentuk komunikasi yang inklusif bagi teman-teman tuli.

Melalui kegiatan ini, Universitas STEKOM tidak hanya memberikan pelatihan keterampilan kepada para siswa, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian, inklusivitas, dan semangat belajar bersama di lingkungan pendidikan.