Kegiatan belajar make up menjadi salah satu program menarik dalam rangkaian kunjungan Universitas Stekom ke SLB Negeri Wonogiri Pada 5 Desember 2025. Kegiatan ini diperuntukkan bagi siswi tunarungu dan tunagrahita sebagai sarana untuk mengekspresikan diri, meningkatkan kepercayaan diri, dan mengenal keterampilan dasar perawatan diri.

Sejak awal kegiatan, para siswi tampak antusias mengikuti arahan pendamping. Mereka dikenalkan dengan berbagai alat make up, mulai dari bedak, lipstik, hingga teknik sederhana merapikan alis. Pendamping memberikan contoh visual sehingga siswa lebih mudah memahami langkah-langkah yang harus dilakukan.

Tujuan utama kegiatan ini bukan sekadar mengajarkan cara berhias, tetapi juga memberikan ruang bagi siswi untuk mengekspresikan kreativitas mereka. Para siswi dipersilakan memilih warna dan gaya riasan sesuai selera. Ada yang memilih gaya natural, ada pula yang lebih berani mencoba warna cerah untuk menonjolkan karakter diri.

Momen yang paling menggembirakan adalah ketika para siswi melihat hasil riasannya di cermin. Ekspresi bahagia dan bangga terasa jelas dari wajah mereka. Bagi sebagian siswi, kegiatan ini menjadi pengalaman pertama mengenal make up dan merias diri secara mandiri.

Pendamping dari Universitas Stekom juga mengamati kemampuan motorik halus para siswi, seperti bagaimana mereka memegang alat rias dan mengaplikasikannya. Hal ini memberikan gambaran tentang potensi keterampilan mereka, terutama dalam bidang kecantikan atau tata rias sederhana yang mungkin dapat dikembangkan lebih lanjut.

Kegiatan ini juga menjadi sarana interaksi sosial antar siswi. Mereka saling membantu, memberi pujian, dan bertukar pengalaman selama proses merias. Interaksi ini membantu mereka mengembangkan kemampuan sosial sekaligus meningkatkan rasa percaya diri dalam lingkungan kelompok.

Dengan adanya kegiatan belajar make up ini, Universitas Stekom berharap dapat membantu siswi mengembangkan kemampuan perawatan diri dan memperkuat kepercayaan diri mereka. Kegiatan ini bukan hanya bersifat rekreatif, tetapi juga memiliki nilai edukatif dan psikologis yang penting.