Semarang, 16 Desember 2025 — Dalam rangka mendukung kesiapan kerja siswa penyandang disabilitas, Universitas STEKOM menyelenggarakan tes kecakapan kerja bagi siswa SLB Negeri Semarang. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada kunjungan Universitas STEKOM ke sekolah tersebut.

Tes kecakapan kerja ini dirancang secara sistematis dan terbagi ke dalam tiga level utama. Setiap level bertujuan untuk memetakan kemampuan kerja siswa secara bertahap, mulai dari keterampilan dasar hingga pemanfaatan teknologi sederhana dalam aktivitas kerja.

Level pertama difokuskan pada bidang housekeeping. Pada tahap ini, siswa diminta melakukan berbagai aktivitas kebersihan seperti menyapu, mengelap meja dan kaca, serta memasang taplak meja. Kegiatan ini bertujuan menilai ketelitian, kemandirian, dan kemampuan mengikuti instruksi kerja.

Selain keterampilan teknis, siswa juga diuji kemampuan komunikasi dua arah. Tim penguji memperhatikan cara siswa merespons arahan, berinteraksi, serta menyampaikan kebutuhan selama proses kerja berlangsung, sebagai bagian dari penilaian soft skills.

Level kedua mengangkat simulasi kegiatan berjualan. Dalam sesi ini, siswa berperan sebagai penjual yang melayani pelanggan. Mereka dilatih menyapa, menawarkan barang, serta merespons transaksi dengan baik. Pada level ini, siswa juga diuji kemampuan berhitung dan menulis secara sederhana.

Selanjutnya, level ketiga difokuskan pada keterampilan laundry. Siswa diminta menjemur pakaian, melipat, dan menggosok dengan teknik yang aman dan rapi. Kegiatan ini melatih tanggung jawab, koordinasi motorik, dan ketekunan dalam bekerja.

Tidak hanya itu, siswa juga diuji kemampuan berkirim pesan menggunakan tablet. Pengujian ini bertujuan mengenalkan pemanfaatan teknologi sebagai sarana komunikasi kerja yang semakin dibutuhkan di berbagai sektor.

Tim Universitas STEKOM menyampaikan, “Tes kecakapan kerja ini bukan untuk menilai kekurangan, tetapi untuk mengenali potensi dan menentukan bentuk pendampingan yang paling sesuai bagi setiap siswa.”

Melalui tes ini, Universitas STEKOM berharap dapat membantu SLB Negeri Semarang dalam menyiapkan lulusan yang lebih mandiri, percaya diri, dan memiliki keterampilan kerja yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.