Batang – Universitas Sains dan Teknologi Komputer (Universitas Stekom) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui kunjungan ke SLB Negeri Batang pada Rabu, 12 November 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pendampingan berkelanjutan yang ditujukan untuk membangun hubungan yang lebih erat antara mahasiswa Stekom sebagai kakak asuh dengan para siswa SLB sebagai adik asuh. Pendekatan ini dirancang agar kedua pihak dapat saling memahami dan berinteraksi secara lebih alami dalam suasana positif dan inklusif.
Kegiatan diawali dengan sesi perkenalan antara mahasiswa Universitas Stekom dan para siswa dari berbagai jenjang. Suasana hangat terlihat sejak awal ketika mahasiswa mengajak siswa berbincang dan bermain peran untuk mencairkan suasana. Pendekatan personal seperti ini dinilai penting agar siswa merasa dihargai, diterima, dan lebih percaya diri ketika mengikuti rangkaian kegiatan berikutnya.
Dalam kunjungan ini, Universitas Stekom juga melakukan seleksi awal bagi siswa kelas 10, 11, dan 12 yang berpotensi masuk dalam kategori “siap kerja”. Seleksi tersebut bukan sebagai ajang kompetisi, tetapi sebagai upaya pemetaan kemampuan siswa berdasarkan kesiapan mental, keterampilan dasar, serta kemampuan komunikasi. Hasil seleksi nantinya akan digunakan untuk merancang pendampingan lanjutan yang lebih tepat sasaran.
Tim pendamping dari Universitas Stekom menerapkan pendekatan observasi santai agar siswa tidak merasa tertekan. Mahasiswa berbincang dengan siswa mengenai minat, kegiatan sehari-hari, dan cita-cita mereka setelah lulus sekolah. Dari interaksi ini, beberapa siswa menunjukkan ketertarikan pada bidang layanan, keterampilan tangan, hingga pekerjaan yang melibatkan teknologi sederhana.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa Universitas Stekom untuk belajar dari realitas lapangan tentang pendidikan inklusif. Mereka dapat memahami kontribusi yang dapat diberikan oleh perguruan tinggi terhadap siswa berkebutuhan khusus, tidak hanya dalam bentuk pelatihan tetapi juga dukungan emosional dan sosial. Interaksi langsung seperti ini juga melatih empati, komunikasi interpersonal, dan pengelolaan kegiatan sosial bagi para mahasiswa.
Pihak SLB Negeri Batang menyambut baik program kakak asuh ini. Guru-guru berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut sehingga siswa memiliki kesempatan mendapatkan pengalaman belajar tambahan yang bermanfaat. Mereka menilai kegiatan ini memperkaya pembelajaran karena siswa mendapat kesempatan untuk berinteraksi dengan lingkungan di luar sekolah.
Pada akhir kegiatan, mahasiswa dan siswa tampak semakin akrab. Beberapa siswa bahkan dengan berani menceritakan pengalaman mereka di sekolah dan harapan untuk masa depan. Dengan kegiatan seperti ini, Universitas Stekom berharap dapat membantu membuka lebih banyak kesempatan bagi siswa SLB untuk berkembang dan mempersiapkan diri memasuki dunia kerja di masa mendatang.