Universitas Sains dan Teknologi Komputer (Universitas STEKOM) terus menunjukkan dedikasinya terhadap pengembangan pendidikan inklusif melalui kegiatan kunjungan ke SLB Negeri Ungaran. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 17 Oktober 2025 ini merupakan wujud nyata komitmen universitas dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya dalam membuka kesempatan kerja bagi siswa-siswi berkebutuhan khusus yang telah menempuh pendidikan menengah atas.

Dalam kunjungan tersebut, tim dari Universitas STEKOM melakukan seleksi bagi siswa kelas 10 hingga 12 untuk menilai kesiapan mereka menghadapi dunia kerja. Proses seleksi dilakukan dengan pendekatan ramah dan komunikatif, agar para siswa merasa nyaman dalam menunjukkan potensi terbaik mereka. Penilaian tidak hanya difokuskan pada aspek keterampilan teknis, tetapi juga mencakup sikap kerja, kedisiplinan, serta kemampuan komunikasi yang menjadi bekal utama dalam memasuki dunia kerja yang sesungguhnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah. Para guru dan siswa menunjukkan antusiasme luar biasa atas perhatian yang diberikan oleh Universitas STEKOM. Salah satu hal menarik dalam kegiatan ini adalah saat Bapak Dr. Joseph Teguh Santoso, M.Kom, Rektor Universitas STEKOM, membeli beberapa lukisan hasil karya siswa SLB. Lukisan-lukisan tersebut menggambarkan ekspresi, imajinasi, dan semangat anak-anak dalam berkarya, sekaligus menjadi simbol bahwa setiap individu memiliki potensi unik yang layak diapresiasi.

Selain kegiatan seleksi, Universitas STEKOM juga menyelenggarakan sesi Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini memberikan kesempatan bagi seluruh peserta untuk menikmati makanan sehat bersama-sama dalam suasana kekeluargaan. Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian sosial antara mahasiswa STEKOM, guru, dan siswa SLB. Nilai-nilai empati dan solidaritas terlihat jelas, sejalan dengan semangat universitas untuk menanamkan kepedulian sosial pada setiap mahasiswanya.

Dalam kesempatan tersebut, tim Universitas STEKOM juga berdialog dengan para guru SLB untuk mendengarkan masukan terkait kebutuhan dan tantangan yang dihadapi dalam membimbing siswa berkebutuhan khusus. Dialog ini menjadi momentum penting untuk menjajaki peluang kerja sama jangka panjang antara Universitas STEKOM dan SLB Negeri Ungaran dalam bidang pelatihan vokasional serta pendampingan karier.

Melalui kegiatan ini, Universitas STEKOM berharap dapat membuka jalan bagi siswa-siswi SLB untuk memperoleh pengalaman yang relevan dengan dunia kerja, sekaligus menginspirasi lembaga pendidikan lainnya untuk mengimplementasikan program serupa. Kegiatan semacam ini menjadi bukti bahwa pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam memperluas akses kesempatan bagi kelompok masyarakat yang seringkali terpinggirkan.

Universitas STEKOM berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam kegiatan sosial dan edukatif seperti ini. Dengan mengedepankan nilai inklusivitas, STEKOM ingin membangun ekosistem pendidikan yang merangkul keberagaman dan menghargai setiap potensi manusia. Melalui kerja sama lintas lembaga seperti ini, diharapkan tercipta masa depan di mana tidak ada batas antara keterbatasan fisik dan kesempatan untuk berprestasi.