Semarang, 16 Desember 2025 — Universitas Sains dan Teknologi Komputer (Universitas STEKOM) kembali melaksanakan kunjungan ke SLB Negeri Semarang sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada penguatan pendidikan inklusif dan kesiapan kerja bagi peserta didik penyandang disabilitas. Kunjungan ini menjadi wujud nyata komitmen Universitas STEKOM dalam mendukung pemerataan akses keterampilan kerja berbasis teknologi.
Dalam kegiatan tersebut, Universitas STEKOM menyerahkan hibah berupa peralatan pendukung pembelajaran dan pelatihan vokasional. Hibah yang diberikan meliputi 2 unit lampu lighting, 2 tiang lampu lighting, 1 tripod atau bracket tablet, 2 colokan listrik, 1 unit tablet, serta 1 mikrofon nirkabel. Peralatan ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pihak sekolah untuk mendukung kegiatan Pembuatan foto dan video cv.
.jpg)
Tim Universitas STEKOM menyampaikan bahwa pemberian hibah ini disesuaikan dengan kebutuhan SLB Negeri Semarang dalam mengembangkan keterampilan siswa, khususnya pada bidang komunikasi visual dan pemanfaatan teknologi sederhana. Keberadaan peralatan tersebut dinilai penting untuk menunjang kegiatan pelatihan yang relevan dengan tuntutan dunia kerja saat ini.
Selain penyerahan hibah, Universitas STEKOM juga melakukan seleksi siswa penyandang disabilitas untuk ditetapkan sebagai Duta Ketenagakerjaan SLB Negeri Semarang. Program duta ketenagakerjaan ini bertujuan melatih siswa terpilih agar mampu menjadi pendamping dan motivator bagi siswa disabilitas lainnya dalam mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.
Adapun 5 siswa yang terpilih sebagai duta ketenagakerjaan adalah Mayka Khairiz Solina, Fauzan Pratama Putra, Damasus Abby Tirta, Zufar, dan Khalisa Meilani. Kelima siswa ini dinilai memiliki potensi, minat, serta kemampuan dasar yang dapat dikembangkan melalui pendampingan berkelanjutan.
Para duta ketenagakerjaan akan dibekali berbagai pelatihan, mulai dari cara membuat Curriculum Vitae (CV) sederhana hingga teknik dasar pengambilan gambar. Mereka juga diperkenalkan pada proses pengeditan foto dan video CV, serta dilatih cara berekspresi yang tepat di depan kamera.

Salah satu perwakilan tim Universitas STEKOM menyampaikan bahwa program ini dirancang agar para duta ketenagakerjaan tidak hanya mengembangkan kemampuan diri, tetapi juga mampu membantu dan menginspirasi siswa disabilitas lainnya. Pendekatan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan saling mendukung.
Melalui kegiatan ini, Universitas STEKOM berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan inklusif serta membuka peluang yang lebih luas bagi siswa penyandang disabilitas untuk meraih kemandirian dan masa depan yang lebih baik.