Universitas Sains dan Teknologi Komputer (Universitas STEKOM) melaksanakan kunjungan ke SLB Negeri Karangasem, Bali, pada 30 Desember 2025 dalam rangka penyerahan hibah sarana pendukung pembelajaran dan pelatihan kebekerjaan bagi siswa disabilitas. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Universitas STEKOM dalam mendukung pendidikan inklusif yang berorientasi pada kemandirian dan kesiapan kerja.

Dalam kegiatan tersebut, Universitas STEKOM menyerahkan sejumlah hibah berupa dua unit lampu lighting, dua tiang lampu lighting tripod (bracket tablet), dua colokan listrik, satu unit tablet, satu unit mikrofon nirkabel (wireless mic), 30 kasur lipat, serta 20 unit kipas angin. Bantuan ini diharapkan dapat menunjang kebutuhan pembelajaran, pelatihan keterampilan, serta kenyamanan siswa dalam menjalani aktivitas pendidikan di lingkungan sekolah.

Penyerahan hibah ini mencerminkan pendekatan holistik Universitas STEKOM dalam mendukung SLB Negeri Karangasem, tidak hanya pada aspek keterampilan kerja berbasis teknologi, tetapi juga pada pemenuhan sarana penunjang kenyamanan dan kesejahteraan siswa.

Selain penyerahan hibah, Universitas STEKOM juga melakukan seleksi siswa disabilitas untuk ditetapkan sebagai Duta Kebekerjaan. Program ini bertujuan mencetak siswa yang mampu berperan aktif dalam mendampingi dan membantu siswa disabilitas lainnya dalam mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.

Siswa yang terpilih sebagai Duta Kebekerjaan adalah Bagus, Budi, Sucita, Epina, dan Sindi. Kelima siswa tersebut dinilai memiliki potensi, minat, serta kesiapan untuk mengikuti pelatihan lanjutan dalam bidang kebekerjaan dan komunikasi digital.

Sebagai Duta Kebekerjaan, para siswa akan mendapatkan pembekalan keterampilan praktis, di antaranya pelatihan pembuatan curriculum vitae (CV), teknik pengambilan gambar (shooting) yang benar, pengeditan foto dan video CV, serta cara mengekspresikan diri secara percaya diri di depan kamera.

Program Duta Kebekerjaan ini dirancang agar para siswa tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga mampu menjadi agen pembelajaran bagi siswa disabilitas lainnya. Dengan pendekatan ini, diharapkan tercipta budaya saling mendukung dan belajar bersama di lingkungan sekolah.

Melalui kegiatan penyerahan hibah dan penetapan Duta Kebekerjaan ini, Universitas STEKOM menegaskan komitmennya dalam membangun pendidikan inklusif yang berkelanjutan, adaptif terhadap kebutuhan siswa, serta selaras dengan tuntutan dunia kerja modern.